Eks Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu turut menyoroti reshuffle alias perombakan kabinet yang baru-baru ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya reshuffle kali ini sangatlah politis.
Hal itu terlihat dari pelantikan sosok dari Budi Arie Setiadi. Ia merupakan ketua dari organisasi yang mendukung orang nomor satu dalam pemerintahan itu. Selain itu, jabatan yang didapatkan olehnya adalah tempat yang sebelumnya ditempati oleh Partai NasDem.
Said membaca reshuffle kali ini hanya satu tujuannya, yakni untuk mengamankan masa depan politik yang sedang dibangun oleh mantan gubernur itu. Caranya dengan menempatkan orang-orang yang loyal kepada Jokowi.
"Beliau lebih percaya kepada relawan (loyalis-non partai) untuk melakukan serangan ke lawan politik dan melakukan pertahanan terhadap "keamanan" ke depan," tegasnya seperti dilansir pada Selasa (18/7).
Presiden Jokowi sendiri telah mengaku bahwa dirinya memang memiliki alasan mengapa ia memiliki untuk melantik sosok dari Budi Arie Setiadi. Hal ini diucapkannya setelah pelantikan di Istana Negara.
Orang nomor satu dalam pemerintahan saat ini mengatakan ia berharap ada percepatan pembangun, khususnya dalam hal komunikasi dan informatika. Hal ini bisa menurutnya bisa dibantu oleh Budi Arie.
"Kita hanya punya waktu yang sangat pendek. Satu setengah tahun kurang sehingga saya ingin yang pertama di Kominfo penyelesaian BTS itu harus diutamakan," ungkap Jokowi
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jejak Karier Bambang Ismawan, Eks Kasum TNI yang Kini Pimpin PTBA
-
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!
-
Review Film A Man Called Otto: Seni Menerima Kehilangan dan Luka Masa Lalu
-
5 Warna Lipstik yang Tidak Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Sawo Matang
-
6 Kandungan Moisturizer yang Ampuh Mencerahkan Kulit, Cek sebelum Beli
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
BBM Jenis Pertamax Naik, Ojol: Sejak Awal, Saya Pakai Pertalite
-
Dari Bangku Cadangan, Neymar Jadi Otak Gol Vinicius Jr di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan