Pegiat media sosial Habib Husin Alwi Shihab menyoroti Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) yang mendesak agar Walikota Medan Bobby Nasution untuk meminta maaf atas pernyataannya yang meminta polisi menembak mati para pelaku kejahatan begal.
Hal itu ditanggapi oleh Habib Husin melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Husin Shihab mengungkapkan bahwa begal itu tidak mengenal Hak Asasi Manusia (HAM). Dengan begitu, ia mendukung penuh jika para begal ditembak mati agar ada efek jera.
"Begal itu gak kenal HAM, saya dukung Bobby! Emang mesti ditembak mati biar ada efek jera," ujar Husin Shihab dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @HusinShihab, Selasa (18/7).
Kemudian, Husin Shihab mencontohkan sikap negara lain terhadap para begal. Ia juga menilai bahwa perlunya tindakan yang sifatnya mencegah agar tidak terjadi apa-apa.
"Kalau di Amerika Selatan mereka dibredet! Ditabkrakan di jalan kalau melakukan aksinya. Sekarang mereka bersenjata tajam bisa jadi nanti mereka pake senjata api. Perlu dilakukan tindakan preventif!," tandasnya.
Sementara itu, diketahui bahwa dalam keterangan tertulis, Rabu (12/7/2023), Wakil Koordinator Badan Pekerja Kontras Tioria Pretty menanggapi pernyataan Bobby Nasution tersebut.
Menurut Pretty, pernyataan Bobby merupakan wujud abai terhadap hak asasi manusia dan seolah-olah mendukung kepolisian untuk melakukan tindakan sewenang-wenang.
Padahal, kata Pretty aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, memiliki aturan ketat dalam penggunaan senjata api melalui Peraturan Kapolri (Perkap) No. 1 Tahun 2009, yang diatur tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian.
"Perkap tersebut juga mengatur bahwa anggota Polri dalam pelaksanaan tugasnya harus mempertimbangkan penggunaan kekuatan dan tidak menjadikan penggunaan senjata api sebagai mekanisme utama," imbuh dia.
Baca Juga: Profil Latto, Rapper yang Jadi Teman Duet Jungkook di Lagu Seven
Pretty mengatakan, Bobby sebaga kepala daerah seharusnya menyadari ia merupakan pimpinan sipil yang wajib melindungi semua warga kota Medan.
Menurut Kontras, para begal juga merupakan warga negara yang memiliki hak untuk memperoleh proses hukum secara adil.
"Oleh Perkap Nomor 8 Tahun 2009 secara tegas diatur bahwa anggota Polri harus menjamin hak setiap orang untuk diadili melalui proses peradilan yang bebas dan tidak memihak," ucap Pretty.
Terpisah, dilansir dari CNN, Mabes Polri buka suara soal dukungan Wali Kota Medan Bobby Nasution kepada polisi untuk menembak mati pelaku begal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
7 Film Netflix yang Wajib Kamu Tonton Mei 2026: Awas, Ada yang Bikin Susah Tidur!
-
Langsung Kena Kritik, CFD Rasuna Said Bakal Diberlakukan dengan Penyesuaian Jam
-
Operasi Kaki dan Bahu Marc Marquez Berjalan Sukses di Madrid, Kini Mulai Rehabilitasi
-
Krisis Energi Global Mulai Hantam Industri AMDK, Apa Dampaknya Bagi Konsumen?
-
TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk, Jembatan Digital I yang Hubungkan Indonesia - Papua Nugini
-
Hari Kenaikan Yesus Kristus Itu Apa? Simak Sejarah dan Makna Teologisnya
-
Bank Sumsel Babel Hadirkan Peluang Baru Memiliki Aset Properti dengan Nilai Kompetitif
-
Kiper Barcelona Joan Garcia Masuk Skuad Timnas Spanyol Untuk Piala Dunia 2026
-
Sampah Pasar Bisa Jadi Pupuk Cuma 2 Jam, Jakarta Uji Teknologi Baru di Kramat Jati
-
5 Rekomendasi Bedak Tabur Lokal Alternatif Chanel, Hasil Makeup Mulus dan Flawless