Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengatakan telah mengirim laporan analisis terhadap transaksi keuangan Panji Gumilang.
Humas PPATK Natsir Kongah mengatakan, sebanyak 256 rekening atas nama Panji Gumilang telah dianalisis oleh PPATK dan hasilnya sudah diserahkan ke penyidik Bareskrim Polri.
"PPATK, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan sudah menyampaikan hasil analisis terkait dengan kasus PG kepada penyidik," kata Natsir dalam keterangannya dikutip Liberte Suara, Selasa (18/7/2023).
Natsir menjelaskan, PPATK memiliki tugas dan wewenang untuk melakukan analisis terhadap suatu transaksi keuangan.
Dalam hal ini, ujarnya, PPATK mengecek dan memeriksa transaksi ratusan rekening milik Panji Gumilang jika terindikasi tindak pidana pencucian uang (TPPU).
"Hasil analisis yang dilakukan tadi bila terindikasi tindak pidana pencucian uang maka disampaikan kepada penyidik," ungkapnya.
Sementara itu, Panji Gumilang mengajak para santrinya bersabar dengan pemblokiran rekening yang dilakukan oleh pemerintah.
Panji meyakini para santrinya di Al Zaytun bahwa negara akan segera mengembalikan rekeningnya.
"Untuk mendidik kok diblokir. Pikiran yang sehat itu mesti pelan-pelan diumumkan oleh lembaga yang mestinya melindungi," kata Panji.
Baca Juga: CEK FAKTA: PDIP Tak Tenang, Termasuk Jokowi, 6 Orang Ini Siap Perang untuk Anies Baswedan
"Saudara jangan takut, syekh bertanggung jawab jangan pernah takut kalian bisa makan, syekh punya cara. Apa caranya, gampang, seorang pendidik itu enggak harus arogan," tuturnya, menambahkan.
Panji, di hadapan para santri Al Zaytun, meminta pemerintah agar tidak lama-lama mengembalikan rekening miliknya.
"Mas ngono yo neng ojo ngono. Blokir yo blokir yo mbok ora suwe-suwe, buka neh to mas. Kalau tidak ngerti bahasa Jawa artinya begitu ya begitu tapi jangan lama-lama di sini menunggu," tukas Panji.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
Terkini
-
Penutupan Jembatan Gondang Tulungagung Diundur Lagi, Catat Tanggal Mainnya
-
Ulasan Garda Detak: 40 Kisah Penuh Haru dan Mendebarkan di Balik Pintu IGD
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Prabowo dan Megawati Akrab di Gedung Pancasila: Saling Persilakan Jalan Berujung Gandengan dan Tawa
-
Jam Rawan Lapar Datang? Saatnya Berburu Promo Cemilan Ceban Alfamart
-
PSG Samai Rekor Legendaris Barcelona, Cetak 45 Gol dalam Semusim Liga Champions
-
Acha Septriasa Debut Jadi Sutradara dan Produser Lewat Film '9 Aku, Love Heals'
-
STARSHIP Entertainment Perkenalkan AEN, Boy Group Baru Berisikan 7 Member
-
Daihatsu Rangkul Puluhan Komunitas Mobil di Jakarta Perkuat Hubungan Bareng 52 Ribu Anggota
-
Cuitan Ala Milenial: Pesan Motivasi dari Kicauan Si Burung Zuper!