Aktivis dari Indramayu, Forum Indramayu Menggugat (FIM) kembali melaporkan Panji Gumilang ke polisi atas dugaan pelanggaran dana infak dan zakat.
Koordinator Pelapor FIM Sayid Mukhlisin mendatangi Kantor Polres Indramayu untuk membuat laporan. Ia kemudian menerangkan, pemimpin Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun diduga melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat.
"Soal infak dan soal zakat itu sudah ada pengurusannya, ada kewenangannya, dan itu adalah Baznas," kata Sayid, dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Selasa (18/7/2023).
Sayid mengatakan, FIM sudah mengatur laporan tersebut dengan mempertimbangkan waktu sehingga kasus Panji Gumilang tidak kehilangan sorotan.
"Kalau kejadian (infak dan zakat) sudah lama tapi tadi mengatur tempo biar ada irama agar kemudian tetap terjaga isunya, tidak sebatas penistaan agama karena kita tidak fokus soal itu saja," ungkapnya, menambahkan.
"Karena kami akan berfokus pada wilayah tindakan-tindakan yang melanggar hukum pidana di Republik Indonesia ini," sambung dia.
FIM menduga, lanjut Sayid, Panji Gumilang melakukan illegal fund raising. Korbannya diduga tidak hanya berasal dari Indramayu melainkan seluruh Indonesia.
"Itu adalah illegal fund raising itu menurut FIM. Pengambilan infaknya dari umat bisa jadi dari Indramayu, bisa jadi dari Indonesia," tutur Sayid.
"Penyalurannya mungkin di sekitar Al Zaytun tetapi bukan pada warga Indramayu yang pasti," pungkas Sayid.
Baca Juga: PSG Siap Tikung Bayern untuk Dapatkan Tanda Tangan Harry Kane
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Dobrak Keterbatasan Anggaran, Mirza Ingin Terapkan Sukuk dan Obligasi Daerah
-
Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam,1 Terdeteksi Diintersep!
-
Pemeran Utama Perfect Crown Minta Maaf soal Kontroversi Distorsi Sejarah
-
IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang
-
Gempar! Pep Guardiola Dikabarkan Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini
-
Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Chery Q Siap Ancam Dominasi BYD Atto 1 di Segmen Mobil Listrik Murah Rp 200 Jutaan