/
Selasa, 25 Juli 2023 | 12:33 WIB
Bakal calon presiden (capres) dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Babakan Madang, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/7/2023). (Suara.com/Dea)

Pegiat media sosial Jhon Sitorus mengomentari kekesalan Partai NasDem atas kriteria tambahan Bakal calon wakil presiden Anies Baswedan.

Kekesalan tersebut diungkap oleh Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali. Ali menilai Anies inkonsisten karena kerap menambah kriteria calon wakil presiden.

"Ya artinya, pertama saya bingung juga dengan Mas Aniesnya ini. Tiap hari, berubah bertambah kriterianya," kata Ali saat dihubungi CNN Indonesia, Jumat (21/7/2023).

Ali juga menilai penambahan kriteria tersebut lebih seperti upaya pencarian pembenaran terhadap sosok yang ingin dipilih Anies. Oleh karena itu menurutnya sebaiknya Anies langsung mengumumkan calon wakil presidennya jika sudah diputuskan siapa orangnya.

Menanggapi hal tersebut, Jhon menilai Anies sebenarnya menginginkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi pendampingnya. Sayangnya NasDem menginginkan pendamping Anies berasal dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU).

“Nasdem butuh sosok yang kuat dr golongan NU dari Jatim untuk menutupi KELEMAHAN Abas. Bagi Nasdem, AHY bukan sosok yg tepat untuk menggaet suara NU di Jawa,” ujar Jhon, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @Miduk17 pada Selasa (25/7/2023).

Oleh karena itu, tak heran NasDem berupaya menggandeng sejumlah tokoh NU seperti Khofifah Indar Parawansa, Yenny Wahid, hingga Mahfud MD. Sayangnya semua tawaran tersebut ditolak.

“Sayangnya, tawaran itu DITOLAK secara halus karena rekam JEJAK ABAS yang HITAM di mata NU,” ujar Jhon.

Loyalis Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini kemudian mengatakan bahwa ditolak oleh tokoh besar NU adalah kegagalan yang harus dikoreksi.

Baca Juga: Kemenko Perekonomian Klaim Tak Ada Protokoler Ancam Tembak Jurnalis Usai Pemeriksaan Menko Airlangga

“Ditolak oleh tokoh besar NU adalah KEGAGALAN yang mesti dikoreksi kubu Perlubahan agar tak cakar-cakaran terus di internal,” sambungnya.

Hingga saat ini Anies Baswedan belum mengumumkan siapa bakal calon wakil presidennya kendati sosok tersebut telah ditunggu para pendukungnya. Namun baru-baru ini Anies menambahkan kriteria calon wakil presidennya.

"Saya rasa dalam perjalanannya kelihatannya ada kriteria nomor 0. Dulunya saya memasukkan itu, yaitu tak bermasalah dan berani. Karena, kalau ada masalah, mudah sekali kesandung sekarang ini," ujar Anies Baswedan kepada wartawan, Kamis (20/7/2023), dikutip dari Suara.com.

Sebelumnya, Anies sempat mengungkapkan lima kriteria bakal calon wakil presidennya. Kriteria tersebut adalah dapat membantu kemenangan, dapat membuat koalisi menjadi solid, bisa membantu proses pemerintahan, memiliki visi yang sama, dan berkepribadian baik serta memiliki kemistri yang baik dengannya.

Load More