Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu menyoroti kepailitan PT Istaka Karya (Persero), sebuah BUMN, sehingga menimbulkan dampak yang menyedihkan bagi para vendor yang masih menunggu pembayaran hutang mereka.
Hal tersebut ditanggapi Said Didu melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Said Didu menyinggung salah satu tugas dari BUMN. Said Didu pun heran saat ini BUMN justru bak 'pembunuh' UMKM.
"Salah satu tugas BUMN adalah membantu UMKM - kok sekarang malah jadi 'pembunuh' UMKM," ujar Said Didu dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @msaid_didu, Selasa (25/7).
Sementara itu, salah satu kisah terkait kepailitan tersebut tersebar di media sosial Twitter oleh akun @partaisocmed.
Unggahan tersebut berupa video yang menunjukkan Triyatno, salah satu vendor yang menjadi korban, menahan tangis dan emosi saat berbicara tentang penderitaannya di depan anggota dewan.
Kisahnya menggugah perasaan banyak orang karena rumahnya bahkan disita oleh perbankan karena dia tidak dapat membayar cicilan pinjaman yang diambilnya untuk modal usaha.
Triyatno telah meminjam uang dari bank saat bekerja sama dengan perusahaan BUMN PT Istaka Karya dalam proyek pengerukan jalan tol, sesuai instruksi dari pemerintah.
Namun, sayangnya, hak-haknya sebagai vendor tidak dipenuhi oleh perusahaan BUMN tersebut, sehingga dia terjebak dalam kesulitan finansial yang berlarut-larut.
"Saya sudah mengerjakan kewajiban yang diberikan oleh Istana tapi hak kami tidak dipenuhi pak sampai kemarin tanggal 8 rumah saya disita pak," ujarnya dalam video yang diunggah @partaisocmed, Senin (24/7/23).
Baca Juga: Delapan Orang Terjaring OTT KPK, Salah Seorangnya Letkol Adm Afri Budi Cahyanto
Tak hanya itu, Triyatno juga meminta para pemangku kebijakan, termasuk anggota DPR, untuk membantu para vendor yang belum dibayar oleh PT Istaka Karya. Dia berharap agar Presiden Joko Widodo dan Menteri BUMN Erick Thohir mendengarkan keluhan dan kesulitannya serta menyelesaikan masalah ini dengan adil.
Tag
Berita Terkait
-
Pengamat Sindir Menteri BUMN Saat Ini Sibuk Urus Bola dan Pencitraan Sambil 'Berjuang' Jadi Cawapres
-
Soal Jawaban Jokowi Terkait Gas LPG Bersubsidi Langka, Said Didu Nyeletuk: Kok Gak Tanya Ahok?
-
Survei Indikator Politik Nyatakan Ganjar Capres Paling Didukung Jokowi, Said Didu: Survei Lucu, Ahli Statistik Pasti Bingung
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Harapan Mauricio Souza Jelang Laga Sengit Persija vs Persib
-
Tanda-tanda WhatsApp Disadap dan Tips Mengamankannya
-
Bejat! Pemuda di Makassar Hamili Adik Kandung
-
Juventus Tundukkan Lecce 1-0 Berkat Aksi Dusan Vlahovic yang Amankan Posisi 3 Besar Liga Italia
-
Apa Sanksi Polisi Viral Bawa Parang ke Rumah Wali Kota Palopo?
-
Persija Vs Persib: Bojan Hodak Sebut Pertandingan Bakal Sulit
-
Sony Xperia 1 VIII Segera Hadir: Bawa Desain Ikonik dan Chipset Terkencang
-
Novel Kereta Semar Lembu, Kutukan dan Takdir Lembu di Sepanjang Rel Jawa
-
Pesona Saingan Honda PCX Murah, Punya Dek Rata Super Mewah Bisa Buat Bawa Koper
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat