Relawan Ganjar Pranowo, Chusnul Chotimah, mengomentari baliho Bakal calon presiden Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
Dalam foto yang dibagikannya, tampak baliho foto Ganjar bertuliskan “Ganjar untuk Semua”. Sementara tak jauh dari baliho tersebut terdapat baliho dengan foto Prabowo Subianto bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Tulisan dalam baliho tersebut yaitu “Untuk Indonesia Terus Maju”. Potret dua baliho tersebut pun dikomentari oleh Chusnul Chotimah.
Menurutnya, sebuah ironi ketika Ganjar yang selama ini dikenal dekat dengan Presiden Jokowi, membela serta mendukungnya berfoto tanpa Presiden Jokowi.
“Ironi!!! Ganjar yang satu partai, yang selama ini dekat dengan Jokowi, membela dan mendukung Jokowi, fotonya tanpa Jokowi,” ujar Chusnul, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @ch_chotimah2 pada Kamis (27/7/2023).
Namun, Prabowo yang pernah menjadi lawan politik Presiden Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019 justru berfoto bersama Presiden Jokowi.
“Prabowo yang dari partai lain, yang selama ini jadi lawan Jokowi, suka menghina, merendahkan dan memfitnah Jokowi, fotonya nempel Jokowi,” sambungnya.
Pegiat media sosial ini mempersilahkan rakyat menilai mana calon presiden yang tidak percaya diri dan tidak memiliki harga diri.
“Silahkan rakyat menilai, mana capres yang ga percaya diri dan ga punya harga diri. Setelah itu tanya pada hati nurani kalian, pantaskah dijadikan pemimpin untuk bangsa kita yang besar ini,” ujar Chusnul.
Baca Juga: Sebelum Ambruk Lalu Meninggal, Taufik Lala Sempat Bahas Kematian di Bengkel
Sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa Presiden Jokowi hanya ingin memastikan proses pergantian kepemimpinan berjalan dengan baik.
“Pak Jokowi dalam kapasitas beliau sebagai presiden, hanya ingin memastikan agar proses pergantian kepemimpinan ke depan berjalan dengan baik,” ujarnya, dikutip dari Suara.com.
Hal itu juga untuk menegaskan bahwa Presiden Jokowi tidak memberikan dukungannya kepada Prabowo Subianto. Hal tersebut disampaikannya pada Rakerdas DPD PDIP Sumatera Barat, Selasa (4/7/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar