Beredar video di media sosial Facebook dengan narasi Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang mengamuk saat ditangkap aparat kepolisian.
Video dengan narasi tersebut diunggah oleh seorang pengguna Facebook pada Minggu, 16 Juli 2023, berdurasi 8 menit 10 detik.
Narasi yang tertulis dalam thumbnail video: PANJI GUMILANG NGAMUK2 TAK MAU DIPENJARA, APARAT TEGAS BERI TINDAKAN INI.
Thumbnail video menampilkan foto beberapa aparat kepolisian yang tengah melakukan penangkapan terhadap seseorang di kantor polisi.
Dikutip dari kominfo.go.id, narasi pada thumbnail dan informasi di dalam video berbeda. Gambar asli dalam thumbnail video merupakan peristiwa penangkapan pencuri mobil milik Ban Rakyat Indonesia (BRI).
Penangkapan tersebut terjadi di Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah pada 6 Agustus 2020. Informasi tersebut dibagikan sindonews.com dalam artikel berjudul “Kejar-kejaran Warnai Penangkapan Pencuri Mobil Bank BRI”.
Sementara itu, video berisi potongan beberapa video yang tidak berkaitan. Video pertama berisi tentang keterangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai harga kebutuhan pokok dan libur Idul Adha 1444 Hijriah.
Adapun video kedua berisi tentang Panji Gumilang yang berbicara kepada awak media usai menjalani pemeriksaan Bareskrim Polri pada Senin, 3 Juli 2023.
Selain itu, hingga artikel ini ditulis belum ada penetapan Panji Gumilang sebagai tersangka dalam kasus Pondok Pesantren Al Zaytun.
Baca Juga: Jadi Tersangka Korupsi, Kepala Basarnas Menghadap Pimpinan TNI: Saya Siap Bertanggungjawab!
Berdasarkan penjelasan tersebut, video dengan narasi Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang mengamuk saat ditangkap aparat kepolisian termasuk dalam kategori disinformasi.
Berita Terkait
-
Polda Sumut Proses Laporan Partai Ummat ke Kamaruddin Simanjuntak Terkait Dugaan Penistaan Agama
-
Alasan Tangan Patah, Panji Gumilang Dikabarkan Tak akan Hadir Penuhi Panggilan Pemeriksaan di Bareskrim
-
CEK FAKTA: Al Zaytun Akhirnya Dirobohkan! Ridwan Kamil Kerahkan Alat Berat untuk Ratakan Semua Bangunan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Diperiksa sampai Malam, Pandji Pragiwaksono: Saya Tidak Merasa Menista Agama
-
New Toyota GR Corolla Meluncur di IIMS 2026, Torsi Lebih Ganas dan Transmisi Matik
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Istri yang Dibakar Suami di Paluta Meninggal Dunia
-
Ngaku Difitnah soal Jadi Petugas Haji, Chiki Fawzi Malah Dikritik Gara-Gara Adab di Acara TV
-
Kekuatan Tersembunyi Mahalini Jelang Konser: Rahasia Dukungan 2 Keluarga yang Tak Terbatas
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Perang Melawan Scam: AI Indosat Hadang 2 Miliar Ancaman Digital dalam 6 Bulan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi