Peneliti Muhammad Ma'ruf menilai ekonomi nasional masih belum sehat lantaran pemerintah masih fokus pada sektor pertambangan yang hanya menyerap sepersen tenaga kerja (naker).
Karena itu, Ma'ruf mengusulkan, pemerintah setelah Presiden Joko Widodo mengubah arah fokus atau membuat fokus baru pada empat sektor lain demi mengurangi kesenjangan.
“Kita refocusing empat sektor aja, pertanian, perdagangan, manufaktur, makan dan minum (mamin),” kata Kepala Riset CNBC Indonesia Ma'ruf dalam diskusi daring, dikutip Liberte Suara, Jumat (28/7/2023).
Empat sektor tersebut, tutur Ma'ruf, mampu menyerap 70 persen tenaga kerja. Ia menekankan, dengan begitu, pemerintah berikutnya dapat memaksimalkan potensi ini.
“Apalagi yang mau dibantah? Kenapa kita masih fokus ke pertambangan yang cuman menyerap satu persen tenaga kerja? itu kan enggak logis,” ujarnya.
Meski begitu, periset di CNBC Indonesia itu tidak membantah pendapatan yang diterima negara dari sektor pertambangan sangat besar. Apalagi melalui program hilirisasi.
“Jangan ditinggalkan. Karena 4 sektor ini periuk dari 70 persen tenaga kerja Indonesia, 94 juta penduduk, satu yang bekerja itu kan menghidupi keluarga. Katakanlah satu keluarga isinya dua ini kan ini harus ada fokusin kita harus fokus,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026