News / Nasional
Minggu, 08 Februari 2026 | 10:17 WIB
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). (ANTARA/HO-YouTube Sekretariat Presiden)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo menekankan pentingnya persatuan tanpa kebencian dan dendam dalam pidato di Malang, Jawa Timur.
  • Ia mencontohkan NU yang selalu berusaha menjaga persatuan berdasarkan pelajaran sejarah bangsa yang kuat.
  • Prabowo menegaskan bahwa kerukunan pemimpin penting untuk kemakmuran, walau debat dan persaingan boleh terjadi.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto kembali menekankan pentingnya persatuan di antara pemimpin, tanpa kebencian dan dendam.

Sebagai contoh, Prabowo mengatakan bahwa Nahdlatul Ulama selalu berusaha untuk menjaga persatuan, sebagaimana yang diajarkan sejarah bahwa tidak ada bangsa yang kuat dan maju jika para pemimpinnya tidak rukun.

"Oleh karena itu saya selalu mengajak semua unsur, selalu mari kita bersatu," kata Prabowo dalam pidatonya di Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).

Prabowo menyampailam pertandingan dan persaingan hingga perdebatan boleh dilakukan. Tetapi setelah semua itu dilakukan, penting bagi semua unsur untuk kembali bersatu.

"Tapi di ujungnya semua pemimpin Indonesia, semua pemimpin masyarakat harus rukun, harus menjaga persatuan dan kesatuan," kata Prabowo.

saudara-saudara sekalian bapak-bapak, ibu-ibu adik-adikku dan anak-anakku yang aku cintai

Belajar dari sejarah, Prabowo menegaskan tidak mungkin ada kemakmuran tanpa perdamaian dan tidak mungkin tercipta perdamaian bila pemimpin-pemimpin tidak mengutamakan persatuan, kekompakan, dan kerukunan.

"Pemimpin di setiap eselon, pemimpin-pemimpin politik, pemimpin ekonomi, pemimpin intelektual, semuanya harus berpikir, berpikir, berpikir, berjuang, mengabdi untuk kepentingan rakyat Indonesia," kata Prabowo.

"Semuanya tidak boleh pemimpin punya dendam, tidak boleh pemimpin punya rasa benci, tidak boleh pemimpin punya rasa dengki, tidak boleh pemimpin selalu mencari-cari kesalahan pihak lain," sambung Prabowo.

Baca Juga: Kampung Haji Segera Hadir, Prabowo Tekadkan Niat Tingkatkan Pelayanan dan Turunkan Biaya

Load More