Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi meyakini calon presiden (capres) PDI Perjuangan Ganjar Pranowo dapat lolos ke putaran kedua dalam pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang.
Menurutnya, suara yang akan diperoleh Ganjar di putaran pertama akan unggul jauh dari dua pesaingnya, yaitu capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Gerindra.
"Gak ada keraguan, GP (Ganjar Pranowo) akan melaju ke putaran 2 dengan suara tertinggi di putaran 1," cuit Dedek di akun Twitternya, dikutip Liberte Suara, Selasa (1/8/2023).
Namun demikian, Ketua DPP PSI itu menilai dirinya sedikit ragu dengan tantangan yang akan dihadapi Gubernur Jawa Tengah itu dalam skenario tiga pasangan calon atau paslon.
"Tapi kalau dengan keadaan sekarang, memenangkan putaran 2 menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi dengan cara khusus. Harus ada perubahan strategi pendekatan. *skenario 3 paslon*," tambahnya.
Sebelumnya, lembaga survei Utting Research mempublikasikan hasil surveinya mengenai elektabilitas ketiga bakal capres. Ganjar ada di puncak setelah mengalahkan suara Prabowo dan Anies.
Managing Director Utting Research John Utting dalam keterangan tertulis di Jakarta mengatakan elektabilitas tiga bakal calon presiden itu yakni Ganjar 34 persen, Prabowo 33 persen dan Anies 27 persen.
Sementara, tiga persen responden menjawab rahasia dan atau belum memutuskan, sementara tiga persen lainnya tidak menjawab.
"Ketiga bakal calon presiden itu memiliki perolehan suara yang tak berjauhan," ujarnya.
Baca Juga: Ditanyai Soal Pacar, Jawaban Putri Anne Jadi Kode untuk Hubungannya dengan Arya Saloka?
Kata dia, dengan selisih yang tipis di antara ketiga calon itu, membuat kompetisi masih rentan terjadi perubahan pilihan pemilih menjelang pemilihan presiden nantinya.
"Pilpres 2024 Indonesia sangat menarik. Hingga delapan bulan menjelang hari pemilihan, pemenangnya masih sangat tidak jelas. Tiga kontestan terkuat masih sangat berimbang elektabilitasnya," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman