Loyalis Anies Baswedan, Andi Sinulingga, mengomentari perihal puncak kerusakan akhlak yang disebut Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto untuk menanggapi dugaan hinaan yang dilontarkan Rocky Gerung kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menurut Andi, puncak kerusakan akhlak justru terjadi saat bagian dari pemerintahan melakukan tindak pidana korupsi bantuan sosial untuk orang miskin.
“Puncak kerusakan akhlak itu korupsi bantuan sosial untuk orang miskin,” ujar Andi, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @AndiSinulingga pada Selasa (1/8/2023).
Untuk diketahui, Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menilai ujaran kasar Rocky Gerung terhadap Presiden Jokowi merupakan puncak kerusakan akhlak.
“Kami menilai pernyataan bahwa presiden itu sebagai bajingan yang tolol adalah puncak kerusakan akhlak, degradasi nalar dan kemandulan akal sehat,” ujar Hasto pada Senin (31/7/2023), dikutip dari Suara.com.
Menilai ucapan Rocky tersebut bukan lagi bagian dari kebebasan berpendapat, Hasto pun meminta Rocky untuk meminta maaf kepada Presiden Jokowi.
“PDI Perjuangan memprotes keras dan meminta Rocky Gerung untuk meminta maaf. Jangan manfaatkan kebaikan Presiden Jokowi yang membangun kultur demokrasi dengan respek terhadap kebebasan berpendapat dan berorganisasi, lalu dipakai mencela presiden dengan cara-cara yang tidak berkeadaban,” jelasnya.
Pernyataan Rocky Gerung Diduga Hina Presiden Jokowi
Dalam video yang beredar di jagat maya, tampak Rocky Gerung tengah menjadi pembicara dalam acara Aliansi Aksi Sejuta Buruh Siap Lawan Omnibus Law.
Baca Juga: Mahasiswa UNS Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos, Rekan Korban Sempat Kirim Pesan Whatsapp
Rocky menyindir Presiden Jokowi yang bermanuver hanya untuk mempertahankan legasinya, bukan untuk kepentingan rakyat. Salah satu contohnya yaitu proyek pemindahan Ibu Kota Negara (IKN). Dia bahkan menyebut Presiden Jokowi dengan ujaran-ujaran kasar.
“Itu bajingan yang tolol. Kalau dia bajingan yang pinter. Dia mau terima berdebat dengan Jumhur Hidayat. Tapi bajingan yang tolol itu sekaligus bajingan yang pengecut. Ajaib, bajingan tapi pengecut. Jadi teman-teman kita harus lantangkan ini,” sambungnya.
Menanggapi hal itu, Rocky menilai penyebutan kata-kata kasar dalam forum politik bertujuan agar suatu kalimat menjadi efektif. Menurutnya, hal itu biasa diucapkan dalam forum politik.
“Itu forum politik di mana orang bisa mengucapkan satu kalimat supaya efektif, maka saya bilang itu. Kalau bilang presiden Jokowi sopan santun ya enggak ada gerakan dong, jadi musti dibiasakan dalam forum politik apa saja diucapakan," ujar Rocky di kanal YouTube Rocky Gerung Official.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Manchester United Cetak 4 Kemenangan Beruntun, Casemiro Diminta Tetap di Old Trafford
-
Statistik Solid Kevin Diks: Bawa Monchengladbach Tahan Bayer Leverkusen
-
Ivan Gunawan Jadi Orang Tua Asuh 20 Santri, Dukung Lahirnya Dai Qurani
-
Seni Mengubah Empati Menjadi Skill di Buku The Empathy Effect
-
Timnas Futsal Indonesia Juara di Hati Masyarakat, Hector Souto: Mental Mereka Luar Biasa!
-
Pra Penjualan CBDK Melonjak 309 Persen di Kuartal IV 2025
-
Angka Perceraian di Kaltim Naik, Pertengkaran hingga Judol Jadi Penyebab
-
Siapa Roster ONIC di MPL ID Season 17? Ada Pemain Filipina dan Pelatih Anyar
-
Cara Baru Gen Z Memaknai Valentine: Berbagi Sayang ke Orang-Orang Terdekat
-
Sinopsis The Unexpected Family, Pura-Pura Jadi Keluarga Demi Pengidap Alzheimer