Kritikus Politik Faizal Assegaf mengomentari perihal dugaan penghinaan yang dilakukan Pengamat politik Rocky Gerung terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Faizal menyebutkan sejumlah kekuasaan yang bengis dan korup seperti Francisco Franco, Khmer Merah, Pol Pot, Muhyiddin Yassin, dan Nicolas Petro.
Menurutnya, kekuasaan sejumlah pemimpin tersebut tidak berbeda dengan tingkah rezim Presiden Jokowi yang ugal-ugalan.
“Tak berbeda, tingkah rezim Jokowi ugal-ugalan dan tanpa henti menuai kecaman. Kelompok rakyat yang pintar dan para tokoh kritis menuding Jokowi pembohong dan hipokrit,” ujar Faizal, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @faizalassegaf pada Selasa (1/8/2023).
Ia kemudian menyinggung perihal banyaknya elemen masyarakat yang turun ke jalan dan mendesak Presiden Jokowi untuk mundur serta dipenjarakan. Kemarahan tersebut semakin serius jelang Pilpres 2024 mendatang.
Puncaknya yaitu kata-kata b*ajingan t*olol yang dilontarkan oleh Rocky Gerung. Mengenai hal itu, Faizal menilai santun atau tidaknya sebutan tersebut tergantung persepsi masing-masing orang.
Namun, dalam sebuah anekdot penguasa bermental maling dan penipu justru dianalogikan sebagai babi ngepet. Gambaran tersebut salah satunya tergambar dalam cerita korup Ferdinand Marcos yang dilengserkan oleh rakyat Filipina.
“Walhasil, Jokowi dikatain bajingan tolol. Santun atau tidak, tergantung persepsi. Tapi dalam anekdot republik ruwetnesia, penguasa bermental maling dan penipu dianalogikan sebagai babi ngepet,” ujar Faizal.
Sementara itu, Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menilai ujaran kasar Rocky Gerung terhadap Presiden Jokowi merupakan puncak kerusakan akhlak.
Baca Juga: Sempat Pura-Pura Gila, Pria di Jakut Akui Tikam Ayah Tiri Bertubi-tubi karena Dendam
“Kami menilai pernyataan bahwa presiden itu sebagai bajingan yang tolol adalah puncak kerusakan akhlak, degradasi nalar dan kemandulan akal sehat,” ujar Hasto pada Senin (31/7/2023), dikutip dari Suara.com.
Menilai ucapan Rocky tersebut bukan lagi bagian dari kebebasan berpendapat, Hasto pun meminta Rocky untuk meminta maaf kepada Presiden Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Rekomendasi Game Seru Untuk Ngabuburit Nunggu Buka Puasa
-
Pelajar 16 Tahun Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Dalami Motif Pelaku
-
Kapan Jadwal WFA, Libur, dan Cuti Bersama Lebaran 2026? Cek Tanggal Resminya dari Pemerintah
-
Bukan Dalang, tapi Jadi Tumbal? Drama Jeratan Hukum untuk ABK Fandi Ramadhan
-
Selain Kades, KPK Seret Eks Wabup dan Eks Ketua DPRD Pati Jadi Saksi Kasus Pemerasan Sudewo
-
Tips Berburu Tiket Murah untuk Libur Lebaran 2026, Anti Kehabisan!
-
Hukum Menghirup Freshcare atau Minyak Angin saat Puasa, Apakah Membatalkan?
-
Cara Download Bukti Pemesanan Penukaran Uang Baru di Pintar BI, Jangan Lupa Siapkan KTP
-
7 Tips Jitu Agar Anak Tak Bosan Salat Tarawih Selama Ramadan
-
Toko Perhiasan Impor Kadali Pemerintah Lewat 'Barang Spanyol', Negara Tekor Triliunan Rupiah