Partai Solidaritas Indonesia (PSI) baru-baru ini terpaksa kehilangan tiga kadernya sekaligus baru-baru ini. Mereka adalah Dwi Kundoyo, Estugraha dan Mohamad Guntur. Alasannya adalah terkait dengan pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Hal ini terus memunculkan spekulasi mulai dari arah politik partai tersebut hingga akan muncul kembalinya sosok yang mundur dari PSI.
Ini bukan tanpa alasan, banyak punggawa partai muda tersebut yang mendukung sosok dari Ganjar Pranowo. Permainan mata ini bisa menjadi dilema tersendiri apalagi jika benar-benar menyatakan dukungan unuk Prabowo.
Salah satu yang disoroti dan disinyalkan akan mundur dari partai tersebut adalah Dedek Prayudi. Ketua DPP PSI ini diketahui merupakan relawan dari Ganjar Pranowo.
Namun politikus tersebut dengan tegas membantah hal tersebut, ia menuturkan dirinya akan menjadi orang terakhir yang mundur dari PSI. Hal ini disampaikannya langsung lewat media sosial.
"Saya mengundurkan diri? Kalau ada satu orang paling terakhir di PSI yang tersisa, orang itu adalah saya," tegasnya seperti yang dilansir pada Rabu (9/8).
PSI sendiri sampai saat ini terlihat solid untuk mengawal kebijakan dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Belum ada langkah politik yang pasti dari pihaknya terkait dengan siapa jagoan mereka di Pilpres 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026