Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando kembali mengejutkan publik. Kali ini dirinya membongkar sumber dana yang membiayai mantan kelompoknya dalam Youth TV. Ini buntut serangan mereka terhadap PSI.
Ade sebelum telah keluar dari kelompok atau berhubungan dengan Mazdjo Pray Cs. Ia mengatakan bahwa dirinya beberapa waktu lalu diminta untuk menghentikan kritikannya dan hal itu tak sesuai dengan prinsipnya sebagai politikus dan keluar dari lingkaran tersebut.
Kini politikus ini rupanya berang dengan serangan untuk PSI. Akhirnya ia membongkar sumber dana yang dipakai oleh kawan-kawan lamanya tersebut. Ia mngakut mereka dibiayai lembaga negara.
"Dana mereka (Youth TV) diperoleh dari lembaga negara," tegasnya seperti yang dilansir dari akun medsos pribadinya @adearmando61 pada Senin (14/8).
Ia mengatakan lembaga tersebut berinisial tiga huruf dan dekat dengan ketua partai tertentu. Ini menjadi kontroversi tersendiri mengingat kelompok tersebut juga merupakan simpatisan dari Ganjar Pranowo.
"Singkatannya tiga huruf. Ketua lembaga ini dekat ketua partai tertentu. Boleh gak ya uang rakyat dipakai untuk menghabisi sebuah parpol?" jelasnya.
Belum ada tanggapan dari Madzo Pray maupun Youth TV terkait dengan hal ini baik kaitannya dengan sumber dana maupun dengan implikasi dari pernyataan dari Ade.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026