Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sigit Widodo buka suara terkait dengan siapa yang akan menjadi calon presiden maupun calon wakil presiden yang menjadi pilihan mereka di Pilpres 2024.
Pihaknya mengatakan satu syarat utama yang harus dimiliki sosok tersebut adalah memiliki sikap atau visi serupa dengan Jokowisme.
Jokowisme sendiri adalah sebuah paham progresivitas Indonesia menuju sebuah negara bangsa yang maju, berkeadilan dan berdaulat dalam makna sesungguhnya. Ini disampaikan langsung oleh Sigit.
"Kalau ada yang bertanya, siapa pasangan Capres-Cawapres yang akan didukung oleh PSI? Jawabannya jelas pasangan yang menganut Jokowisme atau Jokowi Banget," ungkap dari @sigitwid seperti dilansir pada Rabu (16/8).
Ia mengatakan bahwa hal tersebut adalah komitmen yang mutlak sebagaimana mereka selalu menyatakan untuk tegak lurus bersama dengan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Sigit mengatakan bahwa pihaknya tak mungkin untuk mendukung bakal calon presiden maupun bakal calon wakil presiden yang tak bisa meneruskan kebijakan dari Jokowi.
"Kalau ada Capres yang sudah tampak tidak mampu meneruskan Presiden @jokowi, pasti tidak akan kami dukung," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Cara Cek dan Sanggah Data Desil Lewat HP, Segera Update Sebelum Agustus 2026!
-
Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru
-
Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat
-
Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG
-
PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun
-
Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak
-
9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM
-
Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?
-
JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya
-
Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun