/
Senin, 04 September 2023 | 11:52 WIB
Bakal calon presiden Anies Baswedan menonton pertandingan Voli SEA V League antara timnas Indonesia dan Vietnam bersama SBY dan AHY di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Babakan Madang, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/7/2023). (Suara.com/Dea)

Penggiat Media Sosial, Ferry Koto menyoroti kegeraman yang dirasakan oleh Partai Demokrat. Ini terkait dengan manuver politik yang dilakukan oleh Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Keputusan yang diambil oleh mantan menteri pendidikan tersebut membuat partai berlambang bintang mercy ini meradang, bahkan baru-baru ini meminta haknya atas nama dari Koalisi Perubahan.

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarief Hasan meminta ketegasan soal Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). Pasalnya, Syarief memandang sedari awal ide perubahan datang dari Partai Demokrat. Anies Cs dinilai tak berhak untuk menggunakan nama tersebut.

"Idea Perubahan adalah original dari PD (Partai Demokrat) sehingga tetap menjadi tema misi PD ke depan," katanya baru-baru ini dilansir pada Senin (4/9).

Hal ini menjadi kontroversi tersendiri, misalnya dari Ferry. Ia meminta partai tersebut tak usah lagi meributkan soal Anies. Menurutnya tak ada alasan lagi untuk mereka mengintervensi langkah politik dari bakal calon presiden tersebut. Apalagi jika memang telah memutuskan untuk berpisah dengan Anies.

"Baiknya @PDemokrat @AgusYudhoyono dan kader-kader, menatap kedepan saja. Jika sdh keluar, ya yang tinggal tak perlu dikomentari dan dikasih saran lagi," ungkap dari @ferrykoto, dilansir pada Senin (4/9).

Partai Demokrat diminta yakin dengan keputusan mereka sendiri, ia mengingatkan waktu tak lama lagi untuk menyiapkan kendaraan politik dan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Yakin dg keputusan, busungkan data, tinggal kan yg dibelakan. Lagipula, belum daftar KPU ini, semua masih sangat mungkin berubah," jelasnya.

Load More