Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi mengatakan, calon presiden (capres) Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan mungkin tidak akan memiliki pemilih.
Alasannya, kelemahan ketiga capres itu menjadi ukuran untuk kontestasi pemilihan presiden (pilpres) 2024.
"Kalau mau cari kelemahan Prabowo, Ganjar atau Anies, tentu ada. Kalau itu jadi ukuran, maka tidak akan ada orang yang akan memilih dan mencalonkan mereka," kata Teddy di akun X pribadinya, dikutip Liberte Suara, Kamis (7/9/2023).
Namun, Partai Garuda, imbuh Teddy, memutuskan mendukung Prabowo ketimbang Anies dan Ganjar.
"Selain bisa bekerja sama dengan Jokowi, kami melihat ketika beliau dalam keadaan kecewa dan marah karena kalah di pilpres 2019, tapi beliau mampu mengambil sikap, mematikan kekecewaannya, mematikan kemarahannya, dengan membela orang yang mengalahkannya, agar negeri ini aman. Itu tentu tidak mudah," ujarnya.
Sebab itulah, Prabowo bahkan tidak keberatan untuk bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju menjadi Menteri Pertahanan setelah kalah dari Jokowi, dan dalam sejarah hal ini belum pernah terjadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas