Jessica Wongso telah resmi divonis 20 tahun penjara atas kematian Mirna Salihin. Namun, sang pengacara Otto Hasibuan ternyata pernah menyinggung soal grasi untuk membantu kliennya itu bebas.
"3 tahun yang lalu saya bicara dengan Jessica, dengan hati-hati saya katakan, saya hanya karena kasihan saja, walaupun saya nggak setuju, tapi saya iseng-iseng tanya, 'Jessica, seandainya saya bisa yakinkan presiden atau otoritas yang lain berdasarkan bukti-bukti hukum, agar kamu bisa dibebaskan dengan mengajukan Grasi, mau nggak?'," ucap Otto Hasibuan dalam video yang beredar di TikTok.
Sayangnya, Jessica Wongso tegas menolak tawaran tersebut. Pasalnya, dalam pengajuan grasi ia dituntut untuk mengakui dan memohon ampun atas kesalahannya. Hal inilah yang enggan perempuan itu lakukan.
"Lantas dia tanya, 'Om, kalau Grasi syaratnya apa?', saya jawab, 'Syaratnya kau harus mengaku, dan meminta ampun kepada presiden', dia bilang, 'Om, maaf, saya tidak akan mau minta ampun, saya tidak mau mengakui perbuatan yang tidak pernah saya lakukan'," kata Otto.
Tak ingin menyerah, pengacara ternama itu kembali menawarkan hal yang sama setelah beberapa hari. Namun, keputusan Jessica tetaplah kuat ia bahkan rela dipenjara dibandingkan mengakui perbuatan yang sama sekali tidak pernah dirinya lakukan.
"Tiga atau lima hari yang lalu, saya bicara lagi sama Jessica, 'Karena mungkin waktu itu saya pikir kau masih baru beberapa tahun di dalam (penjara). belum tahu rasa sakitnya, setelah 7 tahun ini, siapa tahu kau berubah karena udah terlalu menderita di pengadilan'," ungkap Otto.
"Saya tanya lagi sama Jessica, 'Jessica, yang kedua kali saya tanya, mau nggak kamu tuh untuk Grasi?', dia jawab, 'Om jangan tanya-tanya itu lagi, biarkan saya di sini, mau 10 tahun atau seumur hidup, nggak apa-apa. Kalau memang Om minta saya mengakui perbuatan yang nggak saya lakukan, saya tidak mau lakukan'," tutupnya.
Berita Terkait
-
Kapan Jessica Wongso Bebas dari Penjara?
-
Sandy Kembaran Mirna Salihin Beri Pesan Ini Usai Heboh Jessica Wongso Disebut Tak Bersalah dalam Kasus Kopi Sianida
-
Sosok Sandhy Handika, Jaksa Ganteng yang Singgung Citra Buruk Jika Jessica Wongso Divonis Tidak Bersalah
-
Dibongkar Otto Hasibuan, Jessica Wongso Ngaku Tak Bunuh Mirna: Saya Harus Confirm Nggak Bersalah
-
Otto Hasibuan Ungkap Tak Ditemukan Sianida dalam Hati dan Urine Mirna Salihin, Ahli: Ada yang Nyuntik Usai Meninggal
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Beda Cream, Liquid, dan Powder Blush: Kenali Tekstur, Hasil Akhir, dan Cara Pakainya
-
Relokasi Dua Pabrik Jepang ke Vietnam Ditunda, Ancaman PHK Massal Ribuan Buruh Mereda
-
Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?
-
Menkum: Pakai Karya Jurnalistik untuk Tujuan Komersil Wajib Bayar Royalti ke Pemegang Hak Cipta!
-
Shin Tae-yong Turun Langsung Cek Fasilitas Persija, Persiapan Macan Kemayoran Menuju Musim Baru
-
All Stars Solo Terhenti di Perempat Final MLSC All-Stars 2026, Pelatih Bangga dengan Perjuangan Tim
-
UMKM Sulsel Dapat Panggung Nasional Pada HKG PKK
-
Respons Isu Aliran Dana BEM UBK, Gerindra Tepis Upaya Pecah Belah Hubungan Prabowo Gibran
-
Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih
-
Mohammad Hatta: Potret Kesederhanaan dan Integritas Sang Proklamator