Kasus kematian Mirna Salihin pada tahun 2016 lalu kembali disorot usai Netflix menayangkan film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso. Terkait itu, nama Edi Darmawan pun ikut terseret.
Pasalnya, belakangan beredar tudingan soal Edi Darmawan yang disebut terlibat dalam kematian putrinya sendiri. Tak sedikit yang bahkan mencurigai pria tersebut punya niat buruk untuk menguasai asuransi milik Mirna Salihin.
Namun, dugaan itu sudah dengan tegas dibantah oleh Edi Darmawan. Lebih lanjut, ia malah membeberkan soal dirinya yang punya sederet aset.
"Om sekarang sudah pensiun, sudah tua. Om sekarang ke gunung, larinya ke Bogor tuh daerah Pamijahan situ. Om nanam cabai, sudah panen dua kali, lumayan lah buat hidup," ucapnya, dikutip dari YouTube Karni Ilyas.
"Terus tanah Om yang di Bitung itu buat ngumpulin singkong dari Lampung. Semua (dari) Sumatera ke bos saya itu namanya Haji Tabroni itu dia kirim ke Merak itu, dekat itu kan sama Pelabuhan Merak kan Om punya tanah, itu kita jual ke orang Korea. Saya nggak ikut ekspor, karena ekspor sekali gagal, ditolak. Nah kalau melalui Korea ini dibayar terus, biarin lah, untuk dikit, nggak apa-apa," ungkapnya.
Walau sudah pensiun, tapi pengakuan Edi itu seolah ingin menegaskan bahwa dirinya tidak mungkin membunuh anaknya sendiri hanya untuk mendapat harta saja. Pasalnya, sedari dulu ia juga sudah punya banyak aset berharga.
"Nah itu kerjaan Om sekarang kayak gitu, bukan kerja yang hebat-hebat kayak dulu, yang punya karyawan sampai 6 ribu. Itu jasa yang semua kartu kredit kita handle," paparnya.
Sebagai informasi, belakangan beredar kabar soal asuransi Mirna Salihin yang nilainya mencapai puluhan miliar. Inilah yang kemudian membuat sejumlah masyarakat mencurigai Edi Darmawan ingin merebut asuransi itu.
Berita Terkait
-
Edi Darmawan Sebut Ferdy Sambo Tak Terlibat dalam Kasus Kopi Sianida: Dia Dulu Jabatannya di Bawah
-
Dicurigai Terlibat, Begini Klarifikasi Krishna Murti Soal Otopsi Mirna Salihin: Siapa Bilang Tidak Ada
-
Viral Kondisi Kamar Jessica Kumala Wongso Selama di Penjara, Bikin Iba
-
5 Agumen Ayah Mirna Salihin yang Bikin Karni Ilyas Melongo Terperangah
-
Edi Darmawan Ngaku Kasih Mirna Salihin Napas Buatan, Dokter Djaja: Kontraindikasi, Pasti Pingsan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi