Tayangnya film dokumenter Ice Cold di Netflix kini membuat kasus kematian Mirna Salihin pada 2016 lalu kembali diperbincangkan. Menariknya, usai penayangan film itu masyarakat merasa banyak hal janggal dari kasus tersebut.
Terkait itu, Shandy Handika, jaksa pada kasus Mirna Salihin angkat bicara. Ia mengungkap bahwa isi film Ice Cold tak sesuai dengan perjanjian di awal bersama pihak Netflix.
"Sebenarnya tidak. Karena yang kami bayangkan adalah gambaran mengenai seputar persidangan. Karena itulah yang ditawarkan oleh Netflix. Bukan materinya," kata Shandy Handika, dikutip dari YouTube Curhat Bang Denny Sumargo pada Rabu (11/10/2023).
Ia menyebut bahwa film itu malah kembali membahas banyak hal-hal janggal dari kematian Mirna yang sebenarnya sudah diusut tuntas pada persidangan.
"Ternyata saat film dokumenter ini muncul, ini ternyata pihak penasehat hukum masuk ke materi perkara. Dan itu menggali lagi sesuatu yang sudah menjadi analisa dan perdebatan di 2016. Kami menghindari itu tapi pihak penasehat hukum masih membahas kejanggalan,” sambungnya.
Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham), Eddy Hiariej pun menyebut bahwa ada banyak pembahasan yang seharusnya tidak perlu dimasukkan lagi dalam film Ice Cold. Pasalnya, hal itu kini hanya membuat masyarakat kembali mempertanyakan hasil yang sudah ditetapkan pada persidangan.
"Seharusnya kalau orang paham hukum, film dokumenter seperti itu tidak lagi membahas kejanggalan. Karena kita di Fakultas Hukum diajarkan putusan pengadilan itu harus dianggap benar dan dihormati. Jadi sudah tidak ada lagi perdebatan," ungkap Eddy.
Apalagi tak sedikit masyarakat balik membela Jessica Wongso yang jadi tersangka dalam kasus itu. Padahal Eddy menyebut bahwa keputusan soal vonis perempuan itu sudah tak bisa diubah lagi.
"Jadi Pengadilan Negeri diputus 20 tahun, Pengadilan Tinggi 20 tahun, Mahkamah Agung 20 tahun, PK juga 20 tahun. Berarti tidak ada pendapat hakim yang berbeda, sudah diputus 15 hakim," pungkasnya.
Baca Juga: Pembelaan Jaksa Soal Mirna Salihin yang Diduga Tewas Gegara Maag Kronis: Kalau Nggak Minum Racun...
Berita Terkait
-
Guru Besar UGM Ungkap Kemampuan Jessica Wongso Sulit Terdeteksi Lie Detector Di Kasus Kopi Sianida
-
Bongkar Video Jessica Wongso Minta Tetap di Sel Kecil, Deddy Corbuzier: Netflix Enggak Punya Ini
-
Di Lapas Nggak Ada Netflix, Jessica Wongso Belum Nonton Film Ice Cold: Murder,Coffee and Jessica Wongso
-
Bukan Cuma 0,2 mg Sianida, Prof Eddy Hiariej Sebut Ada 950 mg Racun di Tubuh Mirna Salihin, tapi...
-
'Membahas Kejanggalan' Jaksa Shandy Handika Kecewa Film Dokumenter Ice Cold Tidak Sesuai Ekspektasi
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar