Suara.com - Ramainya pembahasan tentang film dokumenter 'Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso' yang tayang di Netflix beberapa waktu lalu, rupaya sampai ke telinga Jessica Wongso di rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Jessica Wongso belum menonton film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso. Namun dia mengakui mendengar film tersebut viral di media sosial.
Jessica pun mengaku heran kenapa film tersebut bisa viral di media sosial. Bahkan kembali ramai di bahas di platform media sosial.
Hal tersebut diungkap oleh salah satu tim kuasa hukum Jessica, Sordame Purba.
“Dia (Jessica Wongso) mengaku heran,” ungkap Sordame Purba usai menengok Jessica belum lama ini.
Tidak hanya Jessica Wongso, kedua orangtuanya pun sampai hari ini belum juga menonton film yang mengangkat kasus kopi sianida.
“Mamanya, bapaknya belum nonton. Jessica juga belum nonton, dia nggak punya Netflix. Kan dia nonton TV bareng napi lain," jelas Hidayat Bustam.
Sama dengan Jessica Wongso, Hidayat juga tidak pernah menduga film dokumenter itu bisa viral. Uniknya sebagian orang berharap Jessica berani mengajukan grasi ke presiden dan meminta kasus tersebut kembali dipersidangkan.
“Film Netflix itu kan film dokumenter, film yang mempunyai dokumen. Semuanya juga diminta dan diwawancarai sepanjang persidangan. Begitu dia ngomong dan booming kita juga nggak tahu," papar Hidayat.
Baca Juga: Jessica Wongso Pilih Sendirian di Sel Kecil Ketimbang Bareng Tahanan Lain, Mukanya Terlihat Panik
Seperti diketahui, film Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso sendiri telah resmi dirilis di Netflix pada 28 September 2023 lalu.
Berkat film dokumenter itu, kasus kopi sianida Jessica Wongso kembali ramai dibicarakan oleh publik, padahal kasus ini sudah bergulir di tahun 2016 silam.
Berita Terkait
-
Review A Toxic Love Story: Manipulasi Lebih Mematikan dari Kekerasan Fisik?
-
Pencarian Identitas yang Menyayat Hati: Mengapa Abandoned di Disney+ Lebih dari Sekadar Dokumenter
-
Resensi Film Dokumenter Syekh Yusuf: Ziarah Panjang Sang Sufi
-
Dokumenter Rachel Nickell: Skandal Salah Tangkap Paling Kontroversial di Inggris, Baru di Netflix
-
Yasinta Moiwen Protes Tak Tahu Masuk Film Pesta Babi, Dandhy Laksono Angkat Bicara
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim