Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari memastikan bahwa kesiapan logistik Pemilu 2024 akan selesai tepat waktu sesuai yang telah disepakati bersama. “Insya Allah alat kelengkapan pemilu akan siap dengan tepat waktu,” kata Hasyim Asyari di Jakarta, kemarin.
Menurut Hasyim, pembuatan logistik pemilu dibagi dalam dua tahap dan proses pembuatan sudah berjalan sesuai kontrak yang dilakukan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP).
Ia mengatakan untuk tahapan pertama yang diproduksi adalah kotak suara, bilik suara, tinta suara, dan segel. Untuk tahap kedua yang diproduksi adalah surat suara, formulir, dan lainnya. “Saat ini proses produksi sudah berjalan dan akan siap tepat waktu,” kata dia.
Hasyim menambahkan surat suara itu nantinya akan dikirim ke warga Indonesia yang di luar negeri yang jumlahnya mencapai 1,7 juta pemilih. “Mereka itu akan melakukan pemilihan lebih awal dari pelaksanaan pemilu di dalam negeri,” kata dia.
Menurut dia, surat suara itu nanti akan dikirim menggunakan metode pengiriman melalui PT. POS. Surat suara harus dilipat dan dimasukkan ke dalam amplop lalu dikirim ke luar negeri. “Ini tentu surat suara harus selesai tepat waktu agar bisa dikirim seusai jadwal yang ada,” kata dia.
Sebelumnya KPU menetapkan Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2024 sebanyak 204.807.222 pemilih. Jumlah pemilih dalam negeri terdiri 101.467.243 pemilih lakilaki dan 101.589.505 pemilih perempuan dengan total 203.056.748. Ditambah pemilih luar negeri di 128 negara terdiri dari jumlah pemilih laki-laki 751.260, perempuan 999.214, total di luar negeri 1.750.474. Total rekap nasional pemilih laki-laki dan perempuan 204.807.222.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Perempuan UMKM Harus Berani Naik Kelas, Belajar Branding hingga Strategi Bisnis
-
Cara Mencari Diagonal Belah Ketupat Jika Diketahui Luasnya
-
Cara Mencari Alas Segitiga: Lengkap dengan Rumus dan Contoh Soalnya
-
5 Rekomendasi Eyeliner Tahan Air Terbaik, Mata On Point Seharian dan Anti Luntur
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
BPK Audit Kinerja MK dalam Penanganan PHPU 2024 Meski Raih Opini WTP
-
8 dari 10 Anak Indonesia Kekurangan DHA, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban