Suara.com - Satu waktu dulu, etika di meja makan sangat penting. Sendok mana yang harus digunakan saat menyantp makanan ini. Gelas mana yang cocok untuk minum minuman ini. Bagaimana meletakkan siku di meja, bagaimana posisi duduk yang baik biar kelihatan memiliki tata krama.
Tapi masihkah segala kerewelan itu juga berlaku saat seseorang berlibur ke tempat wisata kaum nudis? Aturan apa yang harus dipenuhi saat makan malam di tengah kaum nudis. Ya tentu ada etikanya, karena menanggalkan pakaian berarti menanggalkan tata krama.
Walau bukan lagi menyangkut posisi lengan atau urusan sendok. Mau tahu apa aturan mereka, simak yang satu ini:
1. Gunakan handuk. "Bokong telanjang di meja makan? Sangat-sangat tidak," tulis David Lansing, penulis dan fotografer yang telah banyak mengunjungi tempat kaum nudis. Handuk adalah aksesories yang paling sering digunakan di kalangan kaum nudis. Selain untuk alasan 'kesopanan' handuk juga untuk alasan kesehatan.
2. Hanya karena semua tak berpakaian, tak berarti semua berteman. Jangan pernah bergabung satu meja dengan orang yang tak dikenal, jika memang tak diundang. "Ini seperti sebuah perahu, meski ada delapan atau sepuluh orang di satu meja, mereka biasanya saling kenal. Mereka akan terganggu jika seseorang yang tak dikenal tiba-tiba bergabung tanpa diundang sebelumnya," ujar Lansing.
3. Menutup 'bagian tubuh yang paling pribadi' dengan menggunakan lap bagi kaum nudis sama halnya dengan makan tanpa bersuara. Tidak berpakaian tidak berarti seseorang meninggalkan tata-krama.
4. Duduk manis di atas meja makan akan menunjukkan seseorang ber-manner. Aturan ini juga berlaku di kalangan kaum nudis, apalagi dalam kondisi tanpa pakaian posisi duduk Anda makin jelas terlihat.
5. Selalu menjaga jarak aman. Jangan pernah menyentuh orang lain, meskipun itu tanpa sengaja. Dalam kondisi tanpa busana bisa-bisa makanan yang menyentuh langsung ke kulit meninggalkan bekas permanen. Itu sebabnya makanan yang sangat panas bukan makanan yang terlalu disukai kaum nudis.
6. Ada sesuatu yang dianggap terlalu kasual, seperti misalnya mengangkat kaki ke atas meja. Bayangkan pandangan yang akan tertangkap mata pengunjung lain, jika Anda melakukan itu.
7. Menjaga mata. "Etika utama di kalangan kaum nudis tidak pernah memandang tubuh orang lain. Jadi penting bagi Anda untuk terus mempertahankan kontak mata," ujar Lansing mengingatkan. Selain itu dibanding membahas tubuh seseorang, lebih baik membahas makanan yang dihidangkan.
8. Tak ada pornografi. Mengunggah foto makanan di akun Instagram, dimungkinkan. Tapi memoto orang lain saat makan malam bersama kaum nudis adalah hal yang dilarang keras. Kecuali ada kesepakatan bersama.
9. Jangan gugup. Semua kekhawatiran tentang menjadi telanjang biasanya hilang setelah 15 menit. Jadi lebih baik nikmati semua ini, Anda tidak harus berpikir apa yang harus dikenakan, tidak harus melonggarkan sabuk jika makan berlebihan. (Sumber: Huffington Post)
Berita Terkait
-
Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan
-
Fenomena 'Asbun Gen Alpha': Membaca Ulang Batas Keluguan dan Etika Bertutur
-
Mengukur Etika dari Kursi Kekuasaan: Siapa yang Sebenarnya Wajib Beretika?
-
Fenomena Minta Spill Resep ke Penjual, Wajar atau Melanggar Etika?
-
Teater Jaran Abang: Ketika Etika dan Estetika Dijaga Bersama di Atas Panggung
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib
-
Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!
-
Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?
-
Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300
-
Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027
-
5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless
-
Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli
-
Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes
-
Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg