Suara.com - Ada yang tak biasa, pada Sabtu (29/3/2014) malam kemarin. Ribuan kota di muka dunia secara bergantian menjadi gelap. Saat lampu-lampu dimatikan, saat kota-kota mendadak menjadi gelap, terasa ada kesatuan semangat untuk bersama-sama menyelamatkan planet bumi ini.
Jutaan orang dari ratusan negara di tujuh benua ambil bagian dalam aksi yang digagas WWF ini. Diawali dari Sidney, Australia pada Sabtu malam, selama satu jam mulai pukul 8.30 hingga 9.30 setidaknya 7000 kota secara bergantian mematikan lampu-lampu mereka dalam rangkaian kegiatan Earth Hour.
Liputan secara langsung, posting dan kicauan dari selebritas dunia ikut meramaikan aksi ini. Aksi selama satu jam ini juga dijadikan ajang untuk mengumpulkan dana untuk sejumlah proyek penyelamatan bumi di sejumlah negara termasuk Indonesia.
Lembaga pembayaran online, PayPal juga ikut terlibat dalam aksi ini dan mendorong para donor memberikan donasinya lewat situs Crowdonomic. Chief eksekutif 'Earth Hour' Andy Ridley mengatakan 'Earth Hour' yang awalnya berupa aksi simbolis kini telah berubah menjadi aksi yang makin masif. "Jika ingin melakukan perubahan sosial, kita butuh simbol tertentu," ujarnya.
Ia mengharapkan aksi ini juga bisa mengumpulkan dana untuk penyelamatan lingkungan. Proyek "Earth Hour Blue" misalnya diharapkan mampu mengumpulkan uang hingga 650,000 dolar, untuk membiayai proyek penyelamatan penyu di Italia dan penyelamatan hutan di Indonesia. Ya, bukan lagi sebuah langkah kecil untuk menyelamatkan dunia.
(Sumber: Al Jazeera)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
6 Rekomendasi Parfum Aroma Apel dari Brand Lokal yang Bikin Mood Naik
-
Berkaca dari Kasus Mahasiswa FH UI: Pahami Arti Consent Sebenarnya Lewat Prinsip FRIES
-
Urutan Skincare Wardah Malam Hari untuk Atasi Flek Hitam Membandel
-
Belanja Online Naik Pesat, Siapa yang Mesti Bertanggung Jawab Beban Sampahnya?
-
7 Sepeda Lipat 20 Inch, Nyaman dan Ringkas Mulai Rp1 Jutaan
-
Urutan Merawat Kulit Wajah Sebelum Tidur: Rahasia Wajah Segar dan Bebas Jerawat
-
7 Parfum Pria Aroma Woody, Wangi Maskulin Mewah dan Tahan Lama!
-
5 Bedak Padat Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Simpel Flawless
-
7 Fakta Kunjungan Menhan Sjafrie ke Pentagon: Isu Akses Udara Bebas hingga Kemitraan MDCP
-
Awal Mula Terbongkarnya Kasus Pelecehan Seksual Oleh 16 Mahasiswa FH UI di Grup Chat