Suara.com - Sangat banyak orang menggunakan mayones, saus tomat dan kecap sebagai pelengkap makanannya hampir setiap hari.
Padahal menurut ahli gizi, tiga saus ini bila dikonsumsi secara rutin meskipun hanya satu atau dua sendok dapat mengakibatkan gangguan metabolisme dalam tubuh yang berdampak pada penambahan berat badan.
Apa sih yang menyebabkan ketiga saus ini bisa membuat tubuh membengkak? Berikut penjelasannya seperti dilansir dari Genius Beauty:
1. Mayones
Beberapa ahli gizi percaya bahwa mayones menempati urutan pertama penyebab kelebihan berat badan yang berhubungan dengan masalah seperti diabetes, penyakit sistem reproduksi, stroke dan serangan jantung.
Ini dikarenakan mayones mengandung jenis paling berbahaya dari senyawa lemak yaitu lemak trans yang dihasilkan dari pengolahan minyak nabati.
Jenis lemak ini bila berlebihan dalam tubuh menyebabkan pembentukan plak berbahaya yang mematikan di arteri yang menyebabkan serangan jantung dan stroke otak. Selain itu mayones juga sering mengandung gula yang meningkatkan kalori dalam tubuh.
2. Saus Tomat
Saus tomat memiliki konsentrasi tinggi fruktosa sirup jagung. Satu sendok makan saus tomat mengandung empat gram gula. Jadi, meski dilabel atau kemasannya mengatakan "bebas gula" atau "saus tomat organik" tetap saja mengandung pemanis.
3. Kecap
Kecap mengandung tinggi garam. Ini merupakan saus yang menempati urutan pertama peningkatan tekanan darah dan berkontribusi terhadap hipertensi.
Bahaya kedua dari asupan garam yang tinggi adalah kelebihan berat badan (obesitas). Garam dapat menghambat cairan tidak hanya di dalam pembuluh darah, tetapi juga dalam jaringan sehingga tubuh jadi membengkak alias gemuk.
Jadi, jika Anda ingin memiliki tubuh ramping jangan sering mengonsumsi kecap termasuk mayones dan saus tomat. Selain itu batasi pula penggunaan garam pada masakan. Setuju?
Berita Terkait
-
Obesitas Picu Risiko Diabetes, Terapi Tirzepatide Hadir dengan Pendekatan yang Lebih Personal
-
Makan Kenyang Saja Tak Cukup, Indonesia Masih Hadapi Triple Burden of Malnutrition
-
Bukan Diet Biasa, Ini Menu Makan Real Food Erling Haaland yang Bikin Performanya Gacor
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Olahraga Pagi atau Sore, Mana yang Lebih Efektif untuk Menurunkan Berat Badan?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?