Suara.com - Kini bukan lagi jamannya lagi menjadi rasis. Itu mungkin pesan dari kejadian yang menimpa Donald Sterling, pemilik klub Los Angeles Clippers. Pernyataan rasis terhadap pacarnya yang keturunan Afro-Amerika membuat isi kantong Sterling menipis, jika tidak bisa disebut terkuras habis.
Asosiasi Basket Amerika (NBA), Selasa (29/4/2014) mendenda Sterling 2,5 juta dolar atau sekitar Rp 28 miliar. Ia juga dilarang menonton pertandingan basket seumur hidupnya. Tak hanya itu sejumlah perusahaan seperti Red Bull, Kia, dan Virgin America juga langsung menarik sponsorship mereka dari klub milik Sterling.
Tak hanya itu kecaman juga datang dari berbagai pihak. Pebasket legendaris macam Magic Johnson dan Michael Jordan langsung bereaksi keras. "Ia (Sterling) tak seharusnya memiliki tim lagi," ujar Magic Johnson.
Magic yang selama ini berkawan dekat dengan Sterling, tak habis pikir masih ada pemikiran rasis seperti itu di saat ini. "Tak ada tempat di liga ini untuk sikap seperti itu. Karena kita bermain bersama. Di olah raga, kita bermain dengan orang dengan beragam suku, itu yang membuat olahraga itu indah" tegasnya.
Sedangkan Jordan menyuarakan perspektifnya sebagai mantan pemain dan kini pemilik klub. "Sebagai pemilik klub, saya jelas jijik bahwa sesama pemilik tim bisa memiliki pandangan memuakkan dan ofensif seperti itu. Saya yakin bahwa Adam Silver akan melakukan penyelidikan penuh dan mengambil tindakan yang tepat dengan cepat. Sebagai mantan pemain, saya benar-benar marah," ujar pemain yang digelari Michael 'Air' Jordan ini.
Ia menegaskan tak ada ruang di NBA dan di mana pun untuk rasisme dan kebencian seperti yang diungkapkan tuan Sterling.
"Dalam liga di mana mayoritas pemainnya Afrika-Amerika, kita tidak bisa dan tidak boleh menolerir diskriminasi di tingkat manapun," ujarnya.
Kecaman juga datang juga datang dari beberapa tokoh lainnya, seperti Snoop Dogg, Shaquille O'Neal dan Presiden Obama. Dan yang lebih menjengkelkan ketimbang mengejutkan adalah, orang macam Sterling masih dibiarkan dalam posisi penting di NBA. (askmen.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan