Suara.com - Makanan tradisional sering disebut lebih sehat. Tapi, sebenarnya masakan tradisional dari manakah yang bisa digolongkan paing sehat di kolong langit ini.
Ahli nutrisi dari NutriCentre.com, Katy Mason, menyebut ada sejumlah negara yang sangat sehat, karena sebagian besar masakan di negara tersebut menggunakan bahan alami. Tanpa menggunakan bahan kimia sebagai penambah rasa, pewarna ataupun pengawet.
"Ketika Anda mengambil daging, ikan, susu, kacang-kacangan, buah-buahan dan sayuran kemudian memasaknya dengan bumbu dan rempah-rempah, itu artinya Anda berada di jalan yang benar," ujarnya.
Dari dari begitu banyak negara di dunia, Mason menilai masakan Italia, Jepang, dan Islandia adalah makanan paling sehat. Berikut penjelasannya:
1. Italia
Hal paling penting dari makanan Italia adalah kualitas makanan kering dan kejunya. Makanan itu dibuat penuh cinta, dengan cara yang sangat sederhana tetapi menghasilkan yang terbaik.
Dan kunci itu terletak pada minyak zaitun, makanan segar dan proscuitto. Orang Italia sangat jarang 'mengolah' makanan mereka. Sering makanan disajikan seperti apa adanya hanya dengan cipratan minyak zaitun di atas.Baik itu sayuran, buah-buahan, daging dan seafood dengan banyak minyak zaitun.
Minyak zaitun banyak mengandung lemak tak jenuh dan minyak omega yang bagus untuk jantung dan otak, dan paling bagus dikonsumsi dalam kondisi mentah, karena panas akan merusak struktur molekulnya. Prosciutto adalah ham kering yang disajikan sangat tipis, dan secara tradisional disiapkan sebagai bahan baku. Dan jika dibuat secara tradisional, maka tidak ada bahan kimia ditambahkan. Tapi itu justru membuat rasanya jauh lebih bagus
2. Jepang
Kelebihan masakan Jepang adalah ikan segar, sayuran, kedelai, karbohidrat kompleks seperti di mie soba misalnya. Masakan Jepang dikenal dengan bumbunya yang seimbang dan sehat. "Orang sering mengambil bahan sehat daging dan sayuran tapi kemudian mencekik mereka dalam saus siap pakai, yang tinggi garam, gula buatan, pengawet dan lemak jenuh. Jepang memiliki bumbu alami yang sehat, antara lain Tamari terbuat dari kacang kedelai yang difermentasi dan merupakan gluten yang rasanya sering lebih pekat dari kecap standar. Tapi tamari tidak akan menyebabkan rasa berlebih seperti yang biasa terjadi pada beberapa saus kedelai.
Bumbu ume plum benar-benar bagus untuk pencernaan. Bumbu istimewa ini adalah jus yang tersisa dari pengawetan umeboshi atau acar plum. Umeboshi juga dapat digunakan untuk perasa makanan, tapi sering dimakan begitu saja. Kualitas acar Jepang sudah diakui memiliki efek alkalinizing pada tubuh, menetralkan kelelahan, merangsang pencernaan, dan melarutkan racun.
Miso juga sangat baik untuk penyakit pencernaan, dan beberapa jenis infeksi usus. Ini karena miso mempromosikan pH yang sehat dalam sistem pencernaan. Tambahkan miso ke sup dan hidangan lainnya tapi jangan saat mendidih karena bisa merusak kebaikan miso. Cara mudah untuk memasukkan miso ke dalam diet adalah membuat minuman panas dari miso atau menyebar pada roti panggang.
3. Islandia
Masakan Islandia masuk kategori sehat karena produk mereka yang begitu terlindung dari polusi. Bahkan mereka masih berburu ikan dan pakan untuk makanan mereka. Warga Islandia lebih mengandalkan pertanian keluarga daripada industri. Sapi mereka diberi makan rumput yang akan membuat sapi menghasilkan susu yang lebih tinggi lemak omega dan vitamin. Perairan mereka masih murni dan penuh hidangan laut yang mengisi daftar diet mereka.
Karena letaknya yang begitu jauh, warga Islandia sangat jarang mengonsumsi makanan olahan. Jadi pelajaran yang bisa diambil dari Islandia, adalah sebanyak mungkin makan makanan alami, beli sayuran/buah/daging organik. Pilih ikan kecil, seperti tuna atau salmon. (femalefirst.co.uk)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
3 Parfum Fordive Terlaris di Shopee, Bebas Bau Tak Sedap saat Aktivitas
-
7 Solar Panel Portable Murah, Solusi Darurat Saat Listrik Padam
-
5 Lampu Emergency yang Awet saat Pemadaman Listrik, Ada yang Nyala Terang Hingga 50 Jam
-
Hukum Menggabungkan Puasa Asyura dan Qadha Ramadan, Boleh atau Tidak?
-
7 Cara Mengatur Suhu AC agar Tagihan Listrik Tidak Membengkak, Anti Gerah di Cuaca Panas
-
Universitas Bung Karno Ada di Mana? Ini Lokasi dan Akreditasinya
-
Sepatu Lari Plat Karbon untuk Pace Berapa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal
-
Sisa Sayuran Dapur Bisa Ditanam Kembali: Ini Cara Sederhana Kurangi Sampah Makanan
-
Apa Itu Purging karena Skincare? Kenali Ciri-ciri dan Bedanya dengan Breakout
-
6 Sepeda Hybrid Murah untuk Harian, Solusi Kendaraan Tanpa Bensin dan Tak Bergantung Listrik