Suara.com - Ketika seorang kawan menyebut ada tempat ngopi yang enak di Jalan Hang Tuah Raya, Jakarta Selatan, maka saya pun ingin mencoba. Apalagi ketika saya tahu kafe yang masih 'saudara kandung' dengan "Yellow Truck" di Bandung itu, bisa dicapai dengan jalan kaki dari kantor saya.
"Ambiencenya keren, kopinya juga enak," katanya. Ternyata teman saya tak berlebihan. Dari luar penampilan "Trafique Cafe" tak terlalu mencolok bahkan terkesan misterius. Fasadnya yang terkesan masif dicat warna putih bersih. Bahkan pintu masuk berwarna kuning terang yang jadi penanda, hadir tersembunyi dalam tembok yang tebal.
Satu set traffic light menyambut setiap pengunjung yang datang. Lantas sebuah pantry besar dengan beberapa mesin pembuat kopi dan beberapa set kursi rotan yang nyaman.
Sang pemilik, membiarkan dinding kafenya bebas dari aci. Bata ekspose itu dicat warna putih, kontras dengan sejumlah lukisan koleksi sang pemilik, yang menggantung di sana. Dan selebihnya adalah tempat ngopi yang asyik.
Tapi mengapa Trafique yang dipilih menjadi nama? "Karena macet itu tak selalu berarti negatif. Kita bisa menikmati kemacetan dengan ditemani secangkir kopi yang nikmat,” jelas Devina Stefani, Chief Manager Trafique kepada suara.com, Senin (4/8/2014) petang.
Tapi kesibukan lalu lintas di luar terbawa ke dalam Trafique. Ngopi di sini, sesekali telinga Anda akan mendengar deru mesin pembuat kopi ataupun alat pemanggang kopi, yang terletak di sudut depan. Plus pekerja yang hilir mudik mengepak atau menyeduh kopi, membawa kita seolah berada di sebuah pabrik kopi di masa lalu.
"Kami memang sengaja membiarkan semua ini. Bahwa di tengah kemacetan ada hal positif yang bisa dilakukan," lanjut Devina.
Sejak berdiri April lalu, nama Trafique kian menjadi buah bibir di kalangan pencinta kopi. Andalan mereka adalah kopi Arum Manis dan Dolok Sanggul. Arum Manis didatangkan dari Garut sedangkan Dolok Sanggul merupakan sebuah daerah dataran tinggi tak jauh dari Danau Toba, di Sumatera Utara.
Dua kopi pilihan ini masuk deretan 'manual brew' alias racikan khas Trafique Cafe. Uniknya, kopi ini tidak disajikan dalam cangkir, tapi dalam gelas anggur kecil. "Agar aroma dan cita rasa nangkanya tidak cepat hilang," ujar Devina.
Soal harga relatif terjangkau. 'Secangkir' manual brew misalnya dibanderol Rp 30.000. Sedangkan flat white, yang juga menjadi signature di Trafique juga dibanderol Rp 30.000.
Tak suka kopi? Trafique juga menyediakan hot chocolate, berbagai pilihan teh, dan kudapan ringan, seperti roti isi, bread roll ataupun sup krim buntut sapi. Jadi jika terjebak macet di Kebayoran, maka cobalah mampir ke Trafique Cafe.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan
-
Cara Atasi Uap Keluar dari Gagang Panci Presto agar Daging Cepat Empuk
-
Saat Ekonomi Sulit, Mal Andalkan Hiburan Anak untuk Dongkrak Belanja?
-
5 Tips Layering Parfum agar Wanginya Tidak Pasaran, Ini Aroma yang Cocok Dipadukan
-
Jerawat Tak Kunjung Sembuh? 4 Rekomendasi Vitamin dari Dokter Estetika untuk Wajah Berjerawat
-
12 Destinasi Wisata Hits di Jakarta untuk Libur Sekolah, dari Pantai hingga Hutan Mangrove
-
Bedak Padat Purbasari Bisa Dipakai untuk Umur Berapa? Lengkap dengan 4 Keunggulannya
-
Beda Cream, Liquid, dan Powder Blush: Kenali Tekstur, Hasil Akhir, dan Cara Pakainya
-
Instaperfect Cushion untuk Kulit Apa? Ini Varian, Manfaat, dan Kelebihannya Menurut Review
-
7 Cara Membedakan Sepatu Ortuseight Asli dan KW agar Tidak Salah Beli