Suara.com - Bagaimana jadinya jika seeorang manusia jatuh cinta yang sebenarnya kepada seekor anjing? Itulah yang dialami Oliver Burdinski, seorang laki-laki dari Jerman yang kini sedang memperjuangkan haknya untuk mengesahkan hubungannya dengan Joey, anjing peliharaannya.
Burdinski ingin menjadikan Joey, seekor anjing ras husky Siberia yang kini berumur 11 tahun sebagai pasangan seksualnya yang resmi. Sementara beberapa rekan Jerman-nya mungkin terjebak dalam kumparan prospek hubungan dengan spesies lain, Burdinski terbuka untuk membahas tabu menjadi seorang pecinta binatang yang sebenarnya (zoofil). Namun ia menolak menggunakan kata binatang.
"Saya tidak suka kata ini karena itu sering menyesatkan dan digunakan dalam kasus yang berbeda," katanya.
Burdinski mengatakan kecenderungan menjadi zoofil sudah tumbuh sejak ia masih remaja. Burdinski tumbuh dengan seekor anjing gembala Jerman milik keluarganya dan diberi tanggung jawab untuk merawat anjing tersebut. Ketika memasuki akil baligh, Burdinski mulai mengeksplorasi sesualitasnya dengan 'asuhannya'.
Sejak saat itu, Burdinski lebih tertarik pada seekor anjing ketimbang manusia. Tetapi ia merasa sendiri dengan gairah anehnya ini. Tapi Burdinski pernah juga menjalin cinta dengan seorang perempuan. Pada tahun 1990an, Burdinski bahkan pernah terlibat hubungan yang cukup lama dengan seorang gadis.
Hingga akhirnya ia menemukan satu forum, yang beranggotakan para zoofil. Maka ia pun kembali ke gairah lamanya. Katanya, ia tak pernah merasa bahagia dengan hubungan normal sesama manusia.
Joey sendiri memasuki kehidupan Burdinski pada tahun 2004. Burdinski mengaku berbagi segalanya dengan Joey, karena tak ingin memperlakukan Joey sebagai binatang miliknya. Ia sangat menyayangi Joey, walau diakui ada kesenjangan intelektual antara mereka. "Saya tak ingin membuatnya menjadi manusia, ia tetap makan apa yang biasa dimakan seekor anjing," ujarnya.
Soal hubungan di atas tempat tidur, Burdinski mengaku tak pernah memaksa. Ia mencoba bersikap sebagai pasangan pasif, dan sepenuhnya mengikuti keinginan Joey. Apalagi ia mengaku bisa mengetahui apa yang diinginkan Joey.
“Kita bisa menerima anjing piaraan kita sebagai binatang dewasa dengan gairahnya sendiri," ujarnya.
Di banyak negara, zoofil adalah legal, tetapi tidak di Jerman. Bahkan di negeri itu para zoofil bisa dikenai tuduhan melakukan kekerasan pada binatang. Jadi tampaknya Burdinski harus berjuang lebih keras lagi. (vice.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
6 Hotel Seru untuk Staycation Saat Liburan Sekolah, Ada Petualangan Anak hingga Tepi Pantai
-
Importa Raih Rekor MURI, Penjualan Lemari Pakaian Besi Tembus 1 Juta dalam 5 Tahun
-
6 Sepeda Gravel Termurah yang Nyaman di Aspal dan Jalan Terjal, Mulai Rp2 Jutaan
-
Feng Shui Rumah Menghadap Barat, Begini Cara Menatanya Biar Hoki
-
10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
-
Tips Belanja Perlengkapan Sekolah agar Lebih Hemat, Orang Tua Bisa Prioritaskan 5 Kebutuhan Ini
-
4 Sepatu Sekolah Hitam yang Awet Dipakai Setahun Penuh, Murah Anti Jebol!
-
Lee Jun ho Dukung Kampanye Chosen, Program yang Biarkan Anak Memilih Sponsornya Sendiri
-
Label Ramah Lingkungan Bisa Picu Konsumsi Berlebih, Bagaimana Bisa?
-
5 Ide Seru Isi Liburan Sekolah Anak di Jakarta, Ada Wahana Bermain hingga Kelas Kreatif