Suara.com - Tak memiliki kesempatan menuntut ilmu di perguruan tinggi atau gagal menyelesaikan kuliah? Jangan dulu berkecil hati. Karena banyak orang sukses di dunia ini yang ternyata tak memiliki gelar di depan atau di belakang nama mereka.
Mark Zuckerberg, salah satunya. Meski gagal menamatkan pendidikan di perguruan tinggi, ia berhasil melahirkan perusahaan sebesar Facebook. Berikut sembilan orang sukses mencetak jutaan dolar, walau tak menamatkan pendidikan di perguruan tinggi.
1. Richard Branson
Bos Virgin Group ini kini memimpin lebih dari perusahaan, termasuk Virgin Air.
2. Bill Gates
Salah satu pendiri dan mantan CEO Microsoft ini selama beberapa tahun belakangan selalu masuk dalam daftar orang terkaya di dunia.
3. Coco Chanel
Perempuan bernama lengkap Gabrielle Bonheur Chanel ini tak pernah merasakan bangku kuliah. Namun sebagai desainer ia sukses menghadirkan berbagai produk fesyen berkualitas dengan merek "Chanel". Namanya juga berada di belakang salah satu parfum terkenal Chanel No.5 yang masih banyak digunakan hingga kini.
4. Henry Ford
Siapa sangka pendiri Ford Motor Company ini tak pernah menyelesaikan pendidikan tingginya. Padahal semua orang tahu, industri otomotif tak hanya membutuhkan kemampuan manajerial, tetapi juga pengetahuan teknik.
5. James Cameron
Gelar sarjana tak berarti untuk melahirkan film-film hebat macam "The Terminator, Titanic atau Avatar". Hanya perlu kreatifitas dan tangan dingin milik James Cameron.
6. Philip Green
CEO Arcadia Group yang memiliki jaringan tempat belanja tingkat atas macam Top Shop, BHS dan Dorothy Perkins.
7. Wolfgang Puck
Untuk menjadi chef kenamaan, laki-laki berdarah Austria kelahiran Amerika ini tak perlu gelar sarjana. Cukup ketrampilan memasak untuk menghasilkan masakan lezat.
8. Mark Zuckerberg
Pendiri Facebook ini memang pernah merasakan bangku kuliah, walau ia tak menamatkannya. Namun namanya kini disebut sebagai salah satu orang tersukses di kolong langit. Satu hal yang mengejutkan adalah ketika ia menyerahkan bantuan senilai 992,2 juta dolar ke Yayasan Silicon Valley Community pada 2013. Zuckerberg juga tercatat sebagai satu orang paling dermawan yang menyumbang 3,4 miliar dolar untuk kegiatan amal. Salah satu jumlah terbesar dalam sejarah pilantropi.
Pelajaran dari kisah orang-orang ini adalah apapun profesi impian Anda, Anda tak selalu harus menempuh pendidikan tinggi. Dan ada untungnya juga, jika memang tak punya kesempatan untuk masuk ke perguruan tinggi. Jangan khawatir, jika Anda tak berhasil menyelesaikan pendidikan Anda, dengan usaha keras Anda. (metro.co.uk)
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara