Suara.com - Bekerja di perusahaan besar atau perusahaan multinasional macam Garuda, Telkom atau Chevron menjadi impian banyak orang. Tapi benarkah, memulai karir di perusahaan besar adalah langkah tepat?
Perusahaan besar memang memberikan segala gengsi dan lebih memberikan sesuatu yang pasti. Semuanya sudah terbangun --seperti sistem, jaringan dan nama-- sehingga Anda tak perlu susah memulai dari awal. Bisa dikata Anda tinggal meneruskan semua yang sudah ada.
Tapi tak sedikit orang yang berpendapat, bekerja di perusahaan besar kurang menantang. "Anda tidak mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi apa yang ada di luar sana." tulis refinery29.com
Saat ini, kita memang hidup dalam budaya yang semuanya adalah tentang status. Mengumpulkan cukup derajat, penghargaan, sertifikat, gelar, kekayaan, dan Anda baik untuk pergi! Membangun karir butuh waktu bertahun-tahun, yang sering ditandai dengan ekstra kerja keras. Tapi setelah itu, apa berikutnya? Ketika Anda telah kehabisan semua pujian, apa yang akan Anda lakukan setelah itu? Apakah Anda menikmatinya?
"Ketika pertama kali bekerja, tujuan nomor satu saya tidak selalu hanya berhasil. Tujuan saya nomor satu adalah untuk mengeksplorasi. Saya ingin menguji beberapa peran yang berbeda, mencoba berbagai departemen dan menjelajahi sudut yang berbeda sebelum aku menggali untuk jangka panjang. Aku harus menemukan apa yang saya sukai dengan belajar apa yang saya tidak suka," sebut seseorang.
Masalah yang dihadapi saat bekerja di sebuah perusahaan besar, adalah meskipun mereka memiliki banyak departemen, departemen-departemen itu biasanya terpisah di gedung berbeda atau bahkan kota yang berbeda.
Dalam skenario kasus terbaik dari bekerja di sebuah perusahaan besar, saya belajar banyak tentang tugas khusus departemen saya. Paling buruk, saya menemukan diri saya terjebak dalam rawa inefisiensi, belajar hanya itu saya tidak suka pertemuan.
Perusahaan kecil cenderung jauh lebih gesit dan cair, dan, yang lebih penting, jumlah pekerja terbatas. Ekspresikan minat di bidang teknik atau pemasaran, dan Anda mungkin akan diundang untuk ikut dalam salah satu pertemuan mereka. Mereka akan senang untuk memiliki Anda hadir di sana. Menunjukkan rasa ingin tahu dalam perencanaan dan bisa menjadi pekerja ekstra.
Memang, dengan bekerja di perusahaan kecil, seseorang tidak akan belajar bagaimana perusahaan-perusahaan besar beroperasi. Tetapi bagi banyak orang itu tidak masalah. Toh mereka tidak perlu tahu bagaimana mengelola 30.000 karyawan di banyak tempat. "Seseorang mungkin hanya perlu memastikan bahwa apa yang dia lakukan adalah sesuatu yang menarik untuk dilakukan setiap hari selama 20 (atau lebih) tahun ke depan. (refinery29.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?