Suara.com - Pernah kehujanan dan rambut menjadi lepek karenanya? Ya air hujan memang tak terlalu bagus untuk rambut. Air yang bercampur udara luar bisa merusak rambut dalam jangka panjang.
Jika tidak ditangani serius keseringan kehujanan akan menimbulkan masalah dengan kulit kepala. Berikut adalah beberapa langkah untuk merawat rambut di musim hujan.
Yang pertama adalah menghindari penggunaan produk styling rambut. Menggunakan kosmetik pada rambut memang oke-oke saja, tetapi sangat tidak disarankan untuk menggunakannya selama musim hujan. Bahan kimia yang dikombinasikan dengan udara lembab dapat menyebabkan kerusakan pada rambut Anda.
Yang kedua adalah selalu pastikan untuk mengeringkan rambut ketika akan keluar rumah. Rambut yang basah relatif lebih rapuh, ditambah cuaca basah di luar akan membuat rambut semakin rapuh. Pada hari biasa, Anda cenderung kehilangan 50-60 helai rambut, tetapi pada musim hujan, ini akan melebihi 200 helai. Mengeringkan rambut akan mengurangi angka ini.
Ketiga hindari sampo yang berbasis bahan kimia saat musim hujan. Coba temukan sampo ringan yang sesuai dengan jenis rambut Anda. Selain itu kurangi frekuensi keramas, karena di musim hujan Anda tak terlalu berkeringat bukan?
Tak kalah pentingnya adalah selalu menjaga asupan makanan sehat, yang seimbang dan lengkap. Cobalah untuk memasukkan protein dan nutrisi yang cukup. Diet yang tidak seimbang dan kurang vitamin atau protein dapat menyebabkan kerusakan rambut dan memicu masalah kulit kepala. Juga, pastikan Anda selalu cukup minum. Semakin terhidrasi tubuh Anda, rambut Anda lebih sehat. (boldsky.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele
-
Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia
-
Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak
-
5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal
-
Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai
-
Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol
-
Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan
-
Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital
-
Alasan Wadirut GOTO Catherine Sutjahyo Mundur
-
Boyfriend Material Banget! 5 Inspirasi Outfit Kekinian ala Song Kang