Maka jadilah penyandang dua gelar sarjana engineering dan ilmu komputer ini, bulat meninggalkan dunia perminyakan yang sudah ditekuninya bertahun-tahun. Arief kembali ke tanah air pada 2012, ketika ia memutuskan untuk menikah.
Lantas pada Mei 2012, Tuhan mempertemukannya dengan dengan calon pemilik kafe "1/15" yang saat itu sedang menggodog konsep kafe yang akan didirikannya.
Dari awal melayani roasting kopi dalam jumlah kecil untuk kefe ini, Arief terus mengembangkan usahanya. Pada akhir tahun 2012, ia mendirikan Morph Coffee bersama Andrew Tang, barista asal Singapura yang sudah mengantungi sertifikat 'Q grader' alias menentukan kualitas kopi. Kini Morph Coffee memenuhi pesanan kopi dari 20 kafe di Jakarta dan sejumlah kota besar di Indonesia, seperti Makassar, Surabaya, Balikpapan. Total, setiap bulan tak kurang dari 600 hingga 700 kilogram kopi dipasoknya , baik untuk kebutuhan kafe dan restoran maupun kebutuhan perorangan.
Sesuai tujuan awalnya, yang ingin memberi nilai tambah kopi Indonesia, maka Arief tak sekedar berbisnis. Ia tak segan membagi ilmunya tentang kopi. Salah satu mimpinya adalah mendirikan sekolah bagi mereka yang ingin lebih dalam mempelajari kopi dan bisnis kopi. "Kami berkomitmen untuk memperluas persepsi dan pengetahuan masyarakat pada kopi," ujarnya mengakhiri perbincangan sore itu.
Tag
Berita Terkait
-
DMS Spesial Semarang Ungkap Sosok Nyonya, Perempuan Kaya Raya Penuh Dendam di Villa Singotoro
-
Siapa Siti Mawarni? Ini Alasan Kenapa Namanya Viral di Media Sosial
-
Pria Ini Ungkap Neneknya Sosok Pemetik Teh di Uang Pecahan Rp20 Ribu, Alhamdulillah Masih Sehat
-
Perempuan yang Menyeret Rambutnya Tengah Malam di Kandang Ayam Lek No
-
Misteri di Balik Lampu Jalan yang Selalu Menyala Sendiri
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Rudiansyah Jadi 'Superman' di Tengah 177 Karhutla Palangka Raya, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Ungkap Pesona & UMKM, KKN-T 129 Undip Hadirkan Video Profil Desa Gogik
-
DPR Enggan Buru-buru Sikapi Penjualan KRI Ki Hajar Dewantara
-
HONOR Pad 20 Pro Rilis: Tablet Tipis dengan Snapdragon 8s Gen 4 dan Baterai 10.100 mAh
-
Sepekan Lalu Menimpa Siswa SD Dumai, Kini Dugaan Keracunan MBG Terjadi di Kampar
-
Bye bye Saham Gocap, Harga Saham Paling Mentok Rp1
-
Dari Gita Wirjawan hingga Malaka Project: 5 Podcast Wajib Dengar Biar Wawasanmu Makin Terbuka
-
Terkuak di Sidang! Saksi Ngaku Setor Rp60 Juta ke Wakil Ketua DPRD Pekalongan Demi Jabatan
-
Gerak Cepat di Tengah Bencana, InJourney Group Salurkan Bantuan Untuk Masyarakat Terdampak di NTT
-
5 Sepatu Jalan Terbaik untuk Liburan: Stylish dan Empuk untuk Eksplorasi Seharian