Dulu sekali, sempat ada sekitar 2.500 orang menjadi warga Walhalla, kota kecil di pegunungan ini. Kini, tempat ini seolah membeku dan hanya memiliki kurang dari 20 penduduk. Meski begitu, industri wisatanya tergolong lancar, terutama dengan banyaknya rumah sewa liburan serta bangunan bersejarah di sini.
Konon pula, aktor Patrick Swayze pada masa mudanya, termasuk sebagai salah seorang yang banyak menghabiskan waktunya di sini.
5. Joadja, NSW
Kota pertambangan di wilayah Southern Highlands ini terutama hidup pada periode 1870-1911, dengan sekitar 1.200 penduduk, sebagian besar adalah imigran dari Skotlandia. Namun ketika tambang di tempat ini akhirnya ditutup, kota ini pun perlahan-lahan mulai mati.
Menurut legenda setempat, setidaknya ada dua hantu yang berkeliaran di tempat ini. Sementara itu, upaya konservasi juga terus dilakukan di sini, demi melindungi puing-puing bersejarahnya.
6. Nerrigundah, NSW
Nerrigundah dulunya adalah sebuah kota penambangan emas dengan populasi mencapai sekitar 1.200 orang di akhir abad ke-19. Kini hanya sekitar 30 orang saja tinggal di sana. Salah satu peristiwa serius di sana terjadi ketika Geng Clarke yang kejam menguasai sebuah hotel dan menembak seorang polisi pada tahun 1866. Kota ini juga pernah dikenal lewat tim tenisnya.
7. Broad Arrow, Western Australia
Kota hantu yang satu ini berjarak sekitar 38 km dari Kalgoorlie. Emas pertama kali ditemukan di sini tahun 1893 yang lantas memicu demam emas, diikuti dengan melonjaknya populasi menjadi hingga 15.000 orang. Namun 30 tahun kemudian, saat tak ada lagi emas tersisa, kota ini pun ditinggalkan.
Film bertajuk Nickel Queen pernah dibuat di kota ini pada tahun 1971. Bagi pengunjung yang berminat, tulisan-tulisan tangan pengunjung di dinding satu-satunya hotel yang terisa, Broad Arrow Tavern, mungkin menarik untuk disaksikan.
8. Mary Kathleen, Queensland
Meski pertama kali dibangun pada peridoe 1860-an, kota ini baru meledak populasinya saat sebuah tambang uranium dibuka pada era 1950-an. Namun ketika tambang itu ditutup pada tahun 1982, sebagian besar rumah warga Mary Kathleen yang sempat mencapai hampir 1.000 pada 1961, akhirnya dijual atau dipindahkan oleh pemiliknya.
9. Aberfeldy, Victoria
Populasi kota kecil ini mulai berurang pada periode Perang Dunia I, sebelum kemudian serangkaian kebakaran hutan menghancurkan banyak bangunan di tahun 1938. Perlahan namun pasti, kota ini nyaris tinggal puing-puing, dengan hanya beberapa orang saja yang masih tinggal di sini.
10. Mount Mulligan, Queensland
Salah satu tempat yang dianggap paling keramat di kawasan utara Queensland adalah Mount Mulligan. Lokasi ini bagi kaum Aborigin dikenal sebagai tempat kelahiran (dewa) Rainbow Serpent. Ini adalah juga salah satu tempat tertua suku Aborigin, dengan bukti-bukti pernah didiami mencapai 37.000 tahun lalu.
Sejarah mencatatkan setidaknya satu kejadian memilukan, yaitu ledakan tambang bawah tanah yang menewaskan 75 penambang pada tahun 1921, yang menutup tempat ini hingga dua tahun. Kejadian itu adalah juga musibah pertambangan terburuk ketiga di Australia, di mana kota kecil ini sempat didominasi oleh kuburan usai kejadian tersebut.
Tak lama, kota ini pun ditinggalkan, dengan rata-rata bangunannya dipindahkan atau kemudian dihancurkan. Kini tercatat hanya ada satu rumah yang berpenghuni di tempat ini.
11. Port Essington, Northern Territory
Yang tersisa dari lokasi awal koloni Inggris ini hanyalah sederet puing bangunan yang justru susah disinggahi. Penyebaran wabah penyakit, kondisi hidup yang buruk, hingga topan ganas yang menghajar tempat itu pada 1830, membuatnya akhirnya ditinggalkan sejak tahun 1849.
12. Kanyaka Station, South Australia
Berlokasi di kawasan Flinders Ranges, Kanyaka Station adalah sebuah pusat pemeliharaan sapi dan domba, yang sebelumnya selama ribuan tahun diketahui sudah didiami suku Aborigin.
Dulunya, pernah ada sekitar 70 keluarga yang tinggal dan bekerja di tempat ini, terutama untuk mengelola cottage, juga gudang, pusat pengolahan, serta sebuah rumah pertanian besar. Situasi itu hanya bertahan sampai kekeringan parah melanda, yang menewaskan lebih dari 20.000 domba di tempat ini, lantas membuatnya ditinggalkan dan mati. Kini, beberapa bangunan masih bertahan dan menjadi lokasi kunjungan turis di sini.
13. Waddamana, Tasmania
Tempat ini adalah lokasi pembangkit listrik tenaga air pertama di Tasmania. Pada awal era 1900-an sempat memiliki populasi lebih dari 100 orang, namun kini hanya ada empat orang di tempat ini. Kota kecil yang berada di tengah Pulau Tasmania ini juga dikenal kerap diterpa cuaca buruk. [News.com.au]
Berita Terkait
-
7 Destinasi Cantik di Australia Barat untuk Liburan Keluarga, dari Danau Pink hingga Pantai Kanguru
-
Review Drama Loved One, Perjalanan Tim Forensik Menyingkap Misteri Kematian
-
Review Novel Hyouka: Misteri Sederhana yang Menyimpan Rahasia 33 Tahun
-
Review The Lost Library: Misteri Perpustakaan Hilang yang Penuh Kejutan
-
Review Drama Wonder Wall, Misteri Uang 30 Juta Yuan di Balik Tembok Rumah
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong
-
Semarak HUT ke-81 RI, Bandara Kualanamu Gelar Kegiatan Kemerdekaan hingga Simfoni Nusantara
-
Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan
-
3 Pemain Singapura Paling Bahaya: Statistik Bicara, Timnas Indonesia Wajib Waspada
-
Tak Lagi Pakai Diesel, Listrik di Desa Akan Bersumber dari PLTS
-
Otsus Papua Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Besaran Anggaran
-
28 Ton Pasir Timah Ilegal Disita Bareskrim, 97 Karung Siap Dikirim ke Malaysia
-
Ketua DPD Puji Kinerja Prabowo-Gibran, Disebut Kompak dan Saling Melengkapi
-
BRI Gelar Promo Spesial di Voila, Ada Potongan Harga Hingga Rp1,7 Juta
-
Sambut HUT RI, BRI Promo Cashback 10 Persen di Papaya Supermarket