Suara.com - Saat putus asa karena terus-menerus menjomblo, kadang terlintas di pikiran seseorang untuk berkencan dengan teman dekat. "Toh sudah saling mengenal, sehingga tak banyak yang harus dilakukan untuk saling mengerti" itu alasan yang mendasari keputusan ini.
Kencan dengan teman mungkin merasa seperti solusi yang sempurna, tetapi sebenarnya juga menyimpan masalah.
"Anda mungkin memiliki teman yang sama, tetapi belum tentu berbagi minat yang sama, tujuan atau ambisi," terang Kate Taylor, psikolog yang banyak meneliti hubungan laki-laki dan perempuan.
Menurutnya ada beberapa masalah yang mungkin muncul ketika seseorang berkencan dengan teman dekatnya. "Friendcest (kencan dengan teman) adalah hal yang sangat mudah menjebak pelakunya," ujarnya mengingatkan.
Seseorang mungkin merasa nyaman berada dalam friendcest dan lebih lama dari yang seharusnya, karena didorong kekhawatiran akan 'terlempar' dari lingkaran dekatnya. Tetapi suatu saat ia akan menyadari kesalahan dalam hubungan seperti ini, yakni sebuah hubungan yang tidak pernah memberikan gairah, asmara atau kegembiraan.
Jadi ketimbang memaksakan diri, Taylor memberikan beberapa tips dari untuk menghindari 'friendcest', salah satunya adalah dengan mencoba kencan secara online. Bergabung dengan situs kencan seperti Match.com atau Cupid akan memberi kesempatan yang lebih besar bertemu dengan orang yang lebih cocok dengan Anda. Dengan kencan secara online, juga memungkinkan Anda tidak secara fisik meninggalkan teman-teman Anda.
Cara lainnya adalah lebih sering mendatangi acara-acara sosial atau bergabung dengan komunitas. Ini akan mempertemukan Anda dengan orang yang memiliki minat dan kesukaan yang sama. Memperluas pergaulan juga menjadi cara agar tak harus berkencan dengan teman dekat. Dengan cara ini, bisa jadi Anda menemukan satu orang yang cocok dengan Anda. (femalefirst.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ahli UMJ Sebut Penggeledahan Rumah Febrie di Sentul Tetap Sah, Wilayah Hukum Bukan Penghalang
-
Aging Population dan Gen Z yang Terjepit Generasi Sandwich
-
Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Nabire, Dua Pesawat Batal Beroperasi
-
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani Raih Gelar Doktor dari Universitas Indonesia
-
Kalimantan Membara, Ridwan Andi Wittiri Desak Evaluasi Total Karhutla: Ini Soal Nyawa Rakyat
-
Viral Kuskus Waigeo di Atas Pohon Tumbang: Saat Hutan Habitat Satwa Endemik Papua Menyusut
-
Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka
-
Sempat Ingin Berhenti demi Orang Tua, Kasman Kini Jadi Jembatan Bahasa di Industri Nikel Obi
-
Siapkan 1.000 Pengacara dan Digitalisasi Data, PPP Mulai Panaskan Mesin Hadapi Pemilu 2029
-
Hadirkan CFX Cryptalk dan CFX Seaside Mixer, Ekosistem CFXM Dorong Sinergi Industri Aset Digital