Lifestyle / Male
Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:33 WIB
Aris Priadi, pemeran Wak Bordir di Warintil Official. (Dok. Ist)
Baca 10 detik
  • Aris Priadi merantau dari Aceh ke Medan untuk menempuh pendidikan dan merintis karier sebagai kreator konten.
  • Aris bersama rekan-rekannya membangun kanal YouTube Warintil Official melalui konten komedi yang diangkat dari kehidupan sehari-hari.
  • Kerja keras tim Warintil Official berhasil mengantarkan kanal mereka meraih lebih dari sepuluh juta pelanggan di YouTube.

Suara.com - Di balik sosok Wak Bordir yang cerewet, tegas, tetapi kerap dibuat kewalahan oleh ulah para penyewa kontrakan di kanal YouTube Warintil Official, ada kisah panjang penuh perjuangan dari seorang live streamer bernama Aris Priadi.

Karakter Wak Bordir memang sudah begitu melekat di hati jutaan penonton. Sebagai pemilik kontrakan yang baik hati, Wak Bordir selalu menjadi korban akal-akalan para penyewanya yang mencari berbagai alasan untuk menunda, bahkan menghindari pembayaran sewa.

Tingkah laku para tokoh di Warintil Official itulah yang membuat konten mereka terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari dan berhasil mengundang gelak tawa.

Namun, perjalanan Aris hingga dikenal luas sebagai Wak Bordir sama sekali tidak instan.

Aris Priadi, pemeran Wak Bordir di Warintil Official. (Dok. Ist)

Aris lahir di Julok Rayeuk, Aceh. Ia tumbuh bersama seorang kakak perempuan, almarhumah Uun Pertiwi.

Sejak duduk di bangku SMA, Aris sudah meninggalkan kampung halamannya untuk merantau demi melanjutkan pendidikan. Setelah lulus SMA, ia meneruskan kuliah di salah satu perguruan tinggi di Kota Medan.

Di kota perantauan itulah perjalanan hidupnya mulai berubah.

Sebelum dikenal sebagai kreator konten, Aris sempat mencoba peruntungan melalui live streaming di salah satu aplikasi. Dari sana, ia bertemu dengan Bagus dan Purwadi.

Pertemuan tersebut menjadi awal terbentuknya persahabatan yang kemudian berkembang menjadi tim kreatif Warintil Official bersama Insaf Putra, Putra Samuel, Irwansyah, dan anggota lainnya.

Baca Juga: 3 Bedak Loose Powder Tahan Lama Rekomendasi MUA, Makeup Awet Seharian

Mereka memulai segalanya dari nol. Saat itu, penghasilan dari live streaming tidak selalu menjanjikan. Ada masa-masa ketika pendapatan meningkat, tetapi tak jarang juga turun drastis sehingga sulit diandalkan sebagai sumber penghasilan utama.

Demi tetap bertahan memenuhi kebutuhan hidup, Aris bahkan sempat bekerja sebagai makeup artist (MUA). Keahlian merias wajah itu dipelajarinya secara otodidak. Meski sempat menjadi sumber penghasilan tambahan, profesi tersebut akhirnya tidak dijalani dalam waktu lama.

Situasi itulah yang mendorong Aris dan rekan-rekannya mengambil keputusan besar. Mereka memilih fokus membangun Warintil Official sebagai kanal YouTube dengan menghadirkan konten komedi yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Keputusan itu tentu tidak langsung membuahkan hasil. Mencari penonton dan membangun audiens membutuhkan waktu, kesabaran, serta konsistensi. Mereka terus memproduksi konten dengan keyakinan bahwa setiap karya pasti akan menemukan penontonnya.

Kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil.

Karakter-karakter unik, cerita yang sederhana, dan humor yang membumi membuat Warintil Official semakin dikenal masyarakat Indonesia. Perlahan, jumlah penonton terus bertambah hingga akhirnya kanal tersebut berkembang menjadi salah satu kanal komedi terbesar di Tanah Air.

Kini, Warintil Official telah memiliki lebih dari 10 juta subscriber di YouTube. Pencapaian itu menjadi bukti bahwa mimpi besar bisa dimulai dari langkah-langkah kecil, keberanian untuk terus mencoba, dan konsistensi dalam berkarya.

Bagi Aris Priadi, perjalanan dari seorang perantau, live streamer, hingga menjadi sosok ikonik Wak Bordir bukan sekadar kisah tentang popularitas. Lebih dari itu, kisahnya menunjukkan bahwa di balik tawa yang menghibur jutaan orang, ada perjuangan panjang, kegigihan, dan keyakinan untuk terus melangkah meski berkali-kali menghadapi ketidakpastian.

Load More