Suara.com - Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BPPA) Papua Anike Rawar mengemukakan minuman keras menjadi pemicu utama berbagai kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di berbagai daerah di Papua.
"Masalah minuman keras di Papua perlu mendapat penanganan khusus karena menjadi akar masalah berbagai kasus kejahatan atau kriminal," ujarnya sebelum penutupan rapat kerja teknis atau rakernis BPPA Papua di Biak, Kamis (2/10/2014).
Ia mengakui bahwa dampak paling besar yang dialami pelaku KDRT akibat mengonsumsi minuman keras terjadi kasus penganiayaan dengan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Bentuk kasus KDRT lain yang dialami perempuan dan anak di tanah Papua, menurut Anike, di antaranya kasus pelecehan seksual, penganiayaan berat dan ringan, ancaman psikis serta beragam masalah sosial yang terus mendera kaum perempuan.
Anike mengatakan banyak kasus KDRT yang dialami oleh kaum perempuan, namun jarang terekspose ke publik dikarenakan korban takut atau malu jika masalahnya diketahui masyarakat.
"Di era keterbukaan saat ini kami mendorong setiap pelaku korban kasus KDRT, yakni kaum perempuan dan anak dapat diproses sesuai aturan hukum," katanya.
Kepala BPPA Anike berharap jajaran pemkab dan pemkot di Provinsi Papua dapat memberikan perhatian khusus kepada kaum ibu karena sangat berkaitan erat untuk mewariskan generasi muda Papua yang sehat, cerdas dan terlindungi secara hukum. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Jadwal Operasional Kantor Pos dan Ekspedisi Pasca Lebaran 2026
-
Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari dan Tata Caranya
-
5 Contoh Sambutan Halal Bihalal RT Lebaran 2026: Singkat, Sopan, dan Menyentuh Hati
-
11 Kontroversi Irawati Puteri Penerima LPDP, Diduga Kerja Tanpa Lisensi
-
5 Rekomendasi Tablet dengan SIM Card Murah 2026, Cek di Sini!
-
Viral Video Pawai Takbiran Azab Korupsi MBG di Lombok, Ada Siksa Kubur
-
Puasa Syawal 2026 Sampai Tanggal Berapa? Simak Jadwal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Puasa Syawal 2026 Mulai Kapan? Ini Beda Jadwal Muhammadiyah dan Pemerintah
-
Teh Novi Curhat Alami Rambut Rontok Parah Pasca Operasi Bariatrik, Ini Sebabnya!
-
4 Cara Menyimpan Sisa Opor dan Rendang agar Tidak Basi Sampai Besok