Suara.com - Kabar baik bagi Anda para pecinta kuliner Nusantara. Kini, Anda dapat dengan mudah mencari ulasan, lokasi terdekat hingga berbagi foto kuliner lezat nusantara dalam sebuah aplikasi "Warisan Kuliner". Aplikasi yang diluncurkan Kecap Bango ini bertujuan mengajak lebih banyak lagi pecinta kuliner mengenal dan melestarikan kekayaan kuliner otentik Indonesia melalui ranah digital.
"Saat ini, kuliner telah merambah dunia digital dengan cepat. Ranah digital menjadi sumber informasi yang cepat untuk mencari tahu mengenai ragam kuliner yang ingin kita nikmati, dan kita juga dapat sebarkan kuliner yang kita cicipi ke semua orang melalui ranah digital," ujar Riescha Puri Gayatri, Assistant Brand Manager Bango, Senin (27/10/2014) di Jakarta.
Kehadiran aplikasi ini bakal memberikan pengalaman kuliner yang lebih mudah dan menyenangkan kepada para pecinta kuliner karena memiliki beberapa fitur, seperti Kuliner Terdekat, Tunjukkan Jalan, dan Berbagi Kuliner.
"Ini menjadi aplikasi satu-satunya yang sangat terfokus pada penelusuran keberagaman warisan kuliner Nusantara. Juga satu-satunya yang lebih berfokus pada penjaja kuliner legendaris dan otentik dibandingkan rumah makan modern yang sudah lebih mapan," ujarnya lebih lanjut.
Tak hanya kuliner khas di wilayah Jakarta, aplikasi Warisan Kuliner ini juga dapat diakses mereka yang tinggal di pulau Sumatera dan Sulawesi.
Hal unik lainnya, aplikasi yang dapat dipakai untuk seluruh smartphone ini juga dapat memberikan beragam promo menarik bagi para penggunanya, seperti promo istimewa di deretan merchant yang menjadi mitra Bango, seperti Es Teler 77 hingga Ayam Bakar Mas Mono.
"Hadirnya aplikasi ini sangat membantu kita mengenal berbagai macam kuliner khas nusantara dan ikut melestarikannya. Selain itu, di saat yang sama para pelaku usaha kuliner seperti saya juga sangat diuntungkan, karena dapat semakin dikenal dan dikunjungi banyak pelanggan," ujar pengusaha kuliner, Christian Sugiono. (Dinda Rachmawati)
Berita Terkait
-
Sambal Tumpang: Eksekusi Yin dan Yang dalam Proses Mengolah Tempe Bosoknya
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri
-
Tetap Aktif di Usia Senja, Para Oma Ini Jadi Sosok Hangat di "Uma Oma Heritage"
-
Nikmati Sambal Seruit Khas Lampung di Jambi, Tempat Nyaman Rasa Juara!
-
Mencicipi Autentisitas Jambi, Sensasi Asam Pedas Tempoyak Ikan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik