- Sambal Bakar Indonesia meraih penghargaan Most Favorite Asian pada ajang Grab Bintang 5 Awards 2026 hasil voting pelanggan.
- Restoran yang berdiri sejak 2022 di Tangerang ini telah berekspansi ke 33 gerai di berbagai wilayah Indonesia.
- Keberhasilan ini membuktikan kuliner Nusantara tetap menjadi pilihan utama masyarakat di tengah persaingan restoran mancanegara yang marak.
Suara.com - Di tengah menjamurnya restoran yang menawarkan aneka hidangan dari berbagai negara Asia, kuliner Nusantara ternyata tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia.
Bahkan, kecintaan terhadap cita rasa lokal terus menunjukkan tren positif, terlihat dari semakin banyaknya restoran berbasis masakan Indonesia yang berhasil menarik perhatian publik.
Salah satu buktinya datang dari Sambal Bakar Indonesia yang baru saja meraih penghargaan Most Favorite Asian dalam ajang Grab Bintang 5 Awards 2026.
Penghargaan tersebut terasa istimewa karena seluruh pemenangnya dipilih langsung oleh masyarakat melalui sistem voting, bukan melalui penilaian dewan juri.
Ajang yang diselenggarakan oleh Grab Indonesia bersama Kementerian Pariwisata Republik Indonesia itu mempertemukan 243 merchant terbaik dari 24 kategori yang sebelumnya telah diseleksi dari lebih dari 5.000 merchant pemegang badge eksklusif Bintang 5 GrabFood.
Pada akhirnya, hanya 60 merchant yang berhasil keluar sebagai pemenang berdasarkan ratusan ribu suara pelanggan. Pencapaian tersebut menjadi sinyal bahwa masyarakat Indonesia semakin bangga dan setia terhadap kuliner khas daerahnya sendiri.
Di tengah derasnya tren makanan Korea, Jepang, hingga Chinese food, hidangan Nusantara tetap mampu menjadi pilihan utama karena menawarkan cita rasa yang dekat dengan keseharian dan identitas budaya masyarakat.
Chief Marketing Officer Sambal Bakar Indonesia, Renaldo Akhira, mengatakan bahwa sejak awal berdiri, restoran tersebut memang memiliki misi untuk membuat makanan Indonesia semakin dicintai.
"Waktu awal kami membangun Sambal Bakar Indonesia, tujuannya memang ingin membuat makanan Indonesia makin dicintai. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa makanan Indonesia memang sangat dicintai oleh masyarakat di tengah persaingan kuliner Asia lainnya," ujarnya.
Baca Juga: 12 Destinasi Wisata Hits di Jakarta untuk Libur Sekolah, dari Pantai hingga Hutan Mangrove
Fenomena ini juga menunjukkan bahwa kuliner Nusantara tidak lagi dipandang sebagai makanan tradisional yang hanya dinikmati pada momen tertentu. Berbagai pelaku usaha kini berhasil mengemas makanan Indonesia dengan konsep yang lebih modern tanpa menghilangkan keaslian rasanya.
Sambal Bakar Indonesia sendiri memulai perjalanannya dari sebuah gerai kecil di Jalan Veteran, Tangerang, pada 15 Juli 2022. Mengusung konsep sambal yang dibakar langsung sebelum disajikan, restoran ini menawarkan pengalaman bersantap yang berbeda melalui aroma khas dan sensasi rasa yang lebih kuat.
Dalam waktu kurang dari empat tahun, jaringan restoran tersebut telah berkembang menjadi 33 gerai yang tersebar di berbagai daerah, mulai dari Jabodetabek, Serang, Lampung, Surabaya, Sidoarjo, hingga Bali.
Perkembangan tersebut mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap sajian Nusantara yang dikemas secara lebih segar dan relevan dengan gaya hidup masa kini.
Kementerian Pariwisata juga melihat perkembangan kuliner lokal sebagai salah satu kekuatan penting dalam industri pariwisata nasional. Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Puspa, menilai bahwa kuliner Indonesia kini telah menjadi bagian dari identitas budaya sekaligus daya tarik wisata yang potensial.
"Kami meyakini wisata gastronomi memiliki potensi besar dalam mendorong pariwisata berkualitas, menghadirkan pengalaman autentik, serta memberikan manfaat ekonomi langsung bagi UMKM dan masyarakat lokal," kata Ni Luh Puspa.
Pernyataan tersebut sejalan dengan tren wisata gastronomi yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, kini menjadikan pengalaman mencicipi makanan lokal sebagai bagian penting dari perjalanan mereka.
Keberhasilan restoran seperti Sambal Bakar Indonesia bukan hanya tentang memenangkan penghargaan, melainkan menjadi cerminan bahwa kuliner Nusantara sedang berada pada momentum terbaiknya.
Di tengah persaingan global yang semakin ketat, cita rasa lokal justru semakin dicintai, membuktikan bahwa kekayaan kuliner Indonesia memiliki daya tarik yang kuat dan mampu menjadi kebanggaan bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
4 Cara Atasi Aliran Air yang Kecil setelah Pasang Filter Air, Kembali Deras dan Jernih
-
Sunblock Marina Berapa Harganya? Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Lampu untuk Kamar Tidur Berapa Watt? Begini Cara Menghitungnya agar Pas
-
Apakah Covering Cream Viva Mengandung SPF? Cek Fakta dan Cara Pakai yang Benar
-
5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt
-
Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?
-
5 Cara Layering Serum yang Tepat agar Wajah Glowing dan Skincare Bekerja Maksimal
-
Apa Bedanya Butter dan Margarin? Sering Dikira Sama padahal Beda Fungsinya
-
Fenomena Udang Naik ke Daratan Bisa Jadi Sinyal Gangguan Ekosistem Sungai, Mengapa?
-
2.671 Substrat Karang Dipasang di Kepulauan Seribu, Bisakah Percepat Pemulihan Terumbu Karang?