Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengatakan kasus kekerasan paling banyak terjadi di wilayah timur Indonesia.
"Di wilayah paling timur Indonesia, khususnya Papua, saya masih lihat KDRT yang tinggi karena istri dianggap harus tunduk pada suami," demikian tulis Yohana di akun Twitter @YohanaYembise, Rabu (29/10/2014).
Yohana menambahkan di wilayah timur, khususnya Papua, perempuan masih diperlakukan di luar batas kewajaran.
"Di daerah lain juga, ini tidak boleh terus dibiarkan," tulis Yohana.
Yohana bersyukur Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bisa dipimpin oleh perempuan asal Papua sehingga ia bisa lebih memberikan perhatian daerah Timur, juga daerah lain di Indonesia.
"Saya berharap Kemen PP dan PA bisa membangun dari Timur ke Barat, sesuai harapan bapak Presiden Jokowi dalam sidang Kabinet Kerja," ujar Yohana.
Untuk mencapai target pembangunan, Yohana mengajak seluruh pejabat di kementeriannya untuk bekerja sama dan bekerja keras.
Statement tersebut juga disampaikan Yohana dalam serah terima jabatan yang berlansung Selasa (29/10/2014) kemarin. Ia juga mengapresiasi Linda Gumelar yang sebelumnya menakodai Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123