Sebenarnya di usianya yang baru menginjak awal 20 tahunan, Max Elnathan Mandias sudah tergolong mapan secara ekonomi. Setelah lulus dari sebuah perguruan tinggi di Arnheim, Belanda, ia diterima sebagai data analis di sebuah perusahaan keuangan. Gaji yang diterimanya juga bisa dibilang lumayan.
Namun semua itu tak mampu membuatnya tenang. Ada kegelisahan yang menyumpal dadanya. Baik tentang pola kerjanya, tentang rutinitasnya maupun cara mendapatkan uang. Hingga kemudian setelah melalui pemikiran yang cukup panjang, Max akhirnya memutuskan untuk meninggalkan zona nyaman itu dan mengikuti passionnya untuk menyebarkan gaya hidup sehat sekaligus membangun usaha yang lebih beretika.
Maka pada Agustus 2013, Max kembali ke tanah air. Bersama kekasihnya, Helga Angelina Tjahyadi, laki-laki yang kini berumur 26 tahun ini merintis Burgreens, restoran yang menyediakan makanan sehat di kawasan Rempoa, Jakarta Selatan. Modalnya diambil dari tabungan yang berhasil dikumpulkanya selama bekerja di Belanda.
"Sebenarnya embrio Burgreens sudah saya rintis sebelumnya. Sejak masih di Belanda, saya sudah rajin mengutak-atik resep makanan untuk para vegan yang bisa diterima lidah semua orang. Saya juga aktif dalam menyediakan makanan sehat dan berkelanjutan," terang Max dalam perbincangan dengan suara.com pertengahan Oktober lalu.
Max memilih bisnis restoran, karena menurutnya ini yang paling menyentuh langsung pada konsumen. Dan lebih spesifik lagi ia memilih makanan vegan, karena ini paling ramah dengan lingkungan. Menyehatkan lagi.
Dan Max tak ingin hanya sekedar membuka usaha, ia juga ingin bisnisnya dijalankan penuh etika baik untuk lingkungan maupun orang-orang di sekitarnya. Ia ingin semua bahan yang ia gunakan dibeli secara etis dari petaninya. Ia juga ingin usahanya sebisa mungkin tidak mengotori lingkungan. Ia juga ingin energi yang digunakan ditekan seminimal mungkin.
"Itu sebabnya, kami sangat selektif saat memilih lokasi. Kami mensyaratkan harus di green area dan tersedia tempat untuk mengolah sampah," ujarnya.
Untuk itu, Burgreens sangat anti alat makan yang sekali buang. Apalagi bungkus plastik. Jadi jangan heran jika minuman dingin di Burgreens dihidangkan tanpa sedotan. Packing burgreens juga sepenuhnya menggunakan bahan kertas. Sedangkan minuman pesanan menggunakan botol beling. Sedikit lebih mahal memang jatuhnya, tetapi menurut Max sebagian besar pelanggan tidak keberatan.
Untuk sementara, Max hanya bisa berusaha agar bahan yang digunakan adalah bahan lokal yang didatangkan dari radius 200 kilometer dari lokasi Burgrens. Tetapi ia bermimpi satu hari nanti, semua sayuran yang digunakan bakal dipetik sendiri dari tanaman yang ditanamnya. Sebuah mimpi yang tak berlebihan, karena lahan yang ditempati Burgreens cukup luas. Dan kebetulan lagi, Sri Retno Handayani sang pemilik lahan juga sangat peduli lingkungan.
"Beliau tak mau ada pohon yang tumbuh di atas lahannya yang ditebang," ujar Max sambil terbahak.
Lewat Burgreens, Max dan Helga tak hanya menjual makanan sehat, tetapi juga menyebarkan semangat hijau. Setiap akhir pekan, di Burgreens digelar berbagai kegiatan yang bersifat eco friendly, seperti yoga, diskusi maupun pemutaran film yang bersifat mengedukasi pelanggan untuk lebih ramah terhadap lingkungan.
"Suatu saat saya ingin, setiap akhir pekan para pelanggan Burgreens untuk bersama-sama bercocok tanam di sini," dengan muka menerawang Max memaparkan mimpinya.
Dan usaha Max tampaknya tidak sia-sia. Meski diakuinya awalnya sulit, Burgreens kini terus berkembang. Kini hampir 20 orang dipekerjakannya. Pesanan juga terus berdatangan dan asal para pelanggan juga semakin luas dan kini datang dari berbagai wilayah di Jakarta dan sekitarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Maia Estianty Mimpi Bertemu 3 Nabi, Apa Maknanya? Ini Penjelasan Habib Jafar
-
5 Rekomendasi Sunscreen Wudhu Friendly Termurah dan Terbaik di 2026
-
7 Merek Probiotik Anak Terbaik yang Ampuh dan Ramah di Kantong, Harga Mulai Rp10 Ribuan
-
5 Sepatu Running Lokal Kembaran Reebok Ori, Brand Dalam Negeri Kualitas Dunia
-
5 Shio Paling Beruntung di Januari 2026: Siap-siap Sambut Rezeki dan Karier Melejit!
-
Ramalan Lengkap Shio Kuda di 2026: Karakter, Angka Keberuntungan, Pasangan, dan Karier
-
Apakah Tanggal 2 Januari 2026 Libur Cuti? Ini Penjelasannya
-
5 Moisturizer yang Tidak Bikin Jerawatan, Alternatif untuk Kulit Berminyak dan Sensitif
-
5 Rekomendasi CushionTransferproof agar Makeup Tidak Luntur Saat Aktif
-
5 Parfum Pria Aroma Maskulin dengan Harga Terjangkau, Mulai Rp60 Ribuan Saja