Suara.com - “Selamat tinggal semua teman dan keluarga yang saya cintai. Hari ini saya memilih untuk mengakhiri hidup saya. Saya memilih untuk mati penuh harga diri untuk mengatasi kanker otak yang saya derita dan telah banyak menyita hidup saya." Tulis Brittany Maynard di akun Facebooknya, Sabtu (1/11/2014) waktu setempat atau Minggu (2/11/2014) waktu Indonesia.
Brittany yang kini berumur 29 tahun, beberapa waktu lalu memicu kontroversi dengan ketegasannya untuk memilih mengakhiri hidupnya pada 1 November 2014, karena tak ingin hidupnya terpuruk karena kanker otak yang dideritanya. Tak hanya itu ia juga aktif mendukung gerakan "hak untuk mati" di Amerika Serikat.
Media lokal di Oregon, mengartikan postingan Maynard itu bahwa Maynard telah bulat mengakhiri hidupnya. Apalagi di akun facebooknya, sejumlah anggota keluarga Maynard juga telah mengucapkan selamat jalan untuk Brittany. Summer Holmes-Phillips dan saudaranya, Erica Holmes-Kremitzki, paman dan bibi Maynard misalnya, telah mengucapkan "selamat jalan" untuk Maynard.
“Terbanglah bersama para malaikat, Brittanyku yang cantik. Kami mencintaimu lebih dari apapun, xoxo,” tulis Summer Holmes-Phillips di akun media sosialnya.
Sebelumnya Brittany dilaporkan sempat berubah pikiran, karena merasa cukup sehat untuk melanjutkan hidupnya. Ia dilaporkan akan terus menjalani pengobatan, dan keputusan untuk mengakhiri hidup tergantung pada perkembangan yang akan dialaminya.
Namun Sean Crowley, juru bicara "Compassion & Choices" memastikan Brittany tetap dengan keputusannya, dan meninggal dengan tenang di rumahnya Sabtu (1/11/2014).
"Brittany sudah meninggal, tetapi cintanya pada kehidupan dan alam, semangat dan passion tetap hidup," Barbara Coombs Lee, presiden "Compassion & Choices" menambahkan. "Compassion & Choices", ujar Barbara, akan tetap melanjutkan perjuangan Brittany untuuk memperjuangkan "hak untuk mati" bagi seluruh warga Amerika. (news.com.au/news.yahoo.com)
Berita Terkait
-
5 Manfaat Terapi Cerita untuk Anak Kanker: Cegah Trauma dan Self-Blame
-
The Fault in Our Stars: Perjalanan Cinta Hazel dan Gus di Tengah Perjuangan Melawan Kanker
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Barbar! Serangan AS Sasar Bangunan Dekat RS Kanker Anak di Iran, 211 Pasien Dievakuasi
-
Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro
-
Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI
-
Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan
-
Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG
-
Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut
-
Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu
-
Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
-
BTN Siap Perkuat Kemitraan Strategis, Dukung Maluku Utara Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional
-
6 Rekomendasi HP 5G Murah di Bawah Rp 4 Juta, Gaming dan Multitasking Lancar
-
Sosiolog UGM: Aksi Main Hakim Sendiri Cermin Brutalitas Elite dan Krisis Hukum