Buang jauh kegelisahan yang Anda rasakan. Caranya tak sulit terlalu sulit kok, yakni mengubah cara berjalan Anda. Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan tim dari Kanada menyebut dengan sedikit perubahan pada gaya berjalan, maka seseorang merasa lebih bahagia.
Duh kok bisa ya? Para peneliti itu menjelaskan, dalam penelitian ini mereka menegleompokan sejumlah orang dalam dua kelompok yang berbeda.
Kelompok pertana diminta berjalan dengan gaya sedih atau lunglai, dengan bahu yang jatuh dan postur merosot, serta lengan diayun sekenanya. sedangkan kelompok kedua diminta berjalan dengan gaya bahagia yang lebih bersemangat, dengan badan tegak dan lengan yang terayun penuh semangat.
Setelah dilakukan tes memori, pejalan kaki dengan gaya sedih lebih banyak mengingat kata-kata lebih negatif. Sebaliknya mereka yang melangkah dengan gaya bahagia, lebih berpikir positif.
"Bias memori ini penting karena memainkan peran besar dalam membangun dan memelihara kondisi depresi," jelas Nikolaus Troje, Ph.D yangmenulis laporan peneitilian itu.
Orang yang depresi, lanjutnya, cenderung mengingat peristiwa negatif dan lebih fokus pada hal-hal yang dapat menciptakan suasana hati yang buruk. Para peneliti percaya bahwa perubahan postur atau pola pergerakan benar-benar dapat mempengaruhi cara seseorang memroses informasi yang diterimanya.
"Jadi jika Anda sedang mencari cara cepat untuk mengangkat semangat, berjalanlah dengan senang hati dan Anda akan merasa lebih baik," kata Troje. (menshealth.com)
Berita Terkait
-
Ulasan Dan Hujan Pun Berhenti: Kisah Kelam tentang Luka, Depresi, dan Harapan
-
Calon Suami Ungkap Jesslyn Sempat Depresi, Diduga Tiga Kali Coba Bunuh Diri
-
Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih
-
I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil
-
Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil