Suara.com - Kerisha Mark (40 tahun) kerap merasakan sakit di dadanya. Dia sempat berpikir mengalami serangan jantung atau tumor otak. Ternyata, penyebabnya adalah ukuran payudara Mark yang terlalu besar.
Perempuan asal Texas ini akhirnya memutuskan untuk melakukan operasi untuk mengecilkan ukuran payudaranya dari 36 NNN menjadi 36 DD.
Ketika banyak perempuan yang ingin punya payudara dengan ukuran besar, Mark justru sama sekali tidak tertarik mempunyai dada yang terlalu membusung.
“Saya tidak bisa berlari atau lompat. Saya hanya bisa melakukan kegiatan dengan sangat terbatas,” ujarnya.
Dada Mark memang lebih besar dibandingkan perempuan lainnya. Ketika usianya memasuki 30 tahun, ukuran payudaranya tumbuh menjadi NNN. Akibatnya, dia harus menahan payudaranya itu dengan plester.
Berat masing-masing payudaranya adalah 7,5 kg. Dengan demikian, Mark harus ‘menanggung beban’ seberat 15 kg di dadanya. Itu yang membuat lehernya dan dadanya sering mengalami rasa sakit.
Payudara ‘raksasa’ itu dikarenakan gejala gigantomastia, kondisi di mana payudara bertambah 3 persen dari berat tubuh seseorang. Hormon diduga menjadi penyebab bertambah besarnya payudara Mark.
Mark sempat berpikir untuk melakukan operasi. Namun, rencana itu baru terlaksana di ulang tahunnya ke-40. Operasi dilakukan di Houston oleh Dr. Franklin Rose. Sang dokter mengatakan, dia tidak pernah melihat payudara sebesar itu selama 35 tahun menjadi dokter.
Operasi itu berjalan selama empat jam. Usai operasi, Mark mengaku turut ‘berduka cita’ atas ‘meninggalnya payudaranya raksasanya itu. Kini, Mark sudah mempunyai ukuran payudara yang normal.
“Agenda pertama saya setelah operasi adalah membeli bra yang bagus dan membeli baju baru,” ujarnya. (NYDailynews)
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global
-
Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35
-
Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?
-
Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa
-
Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI
-
Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan
-
Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor
-
Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater
-
Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia
-
PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak