Sungai Musi, sudah lama menjadi bagian penting dari Kota Palembang, Sumatera Selatan. Dan kini sungai terpanjang di Pulau Sumatera ini menjadi salah satu tujuan wisata yang sayang dilewatkan.
"Menyusuri Sungai Musi, wisatawan dapat melihat sejarah Kota Palembang. Salah satunya dengan mengunjungi Pulo Kemaro atau Pulau Kemarau setelah sekitar 20 menit mengarungi Sungai Musi ," ujar Lena Sumartini, dari bagian Promosi Dalam Negeri Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan.
Salah satu jejak sejarah itu ada di Pulo Kemaro, tempat klenteng Hok Tjing Rio berada. Di Pulau Kemaro ini juga terdapat kuil Buddha yang disebut-sebut terbesar di Asia Tenggara. Di sini, umat Buddha masih sering menggelar doa atau sembahyang. Mereka yang datang ke Hok Tjing Rio tak hanya dari dalam, tetapi banyak juga yang datang dari Singapura, Malaysia, Thailand dan masih banyak lagi.
Jika berkunjung ke sini, saat Tahun Baru Imlek kita berkesemaptan menikmati pagelaran menyambut Cap Go Meh.
Sungai sepanjang 750 kilometer ini, sejak lama memang sudah menjadi andalan warga setempat untuk transportasi. Maka menyusuri Sungai Musi, wisatawan akan melihat kehidupan sehari-hari warga bumi Sriwijaya ini. Rumah-rumah tradisional di atas air, bisa ditemukan hampir di sepanjang tepi Sungai Musi.
Untuk Tur Sungai Musi, wisatawan dapat menggunakan perahu motor yang dapat disewa di bawah jembatan Ampera. Ada beberapa jenis perahu motor seperti speed boat, ketek, dan kapal kecil. Harganya berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp100 ribu.
Lelah menyusuri Sungai Musi, Anda bisa bersantai di kafe atau restoran yang banyak terdapat di tepi Sungai Musi. Pinggiran Sungai Musi, memang telah disulap menjadi tempat rekreasi lengkap dengan kafe dan restoran yang menyediakan makanan khas Palembang. Anda juga bisa berlama-lama menikmati kemegahan Jembatan Ampera yang membentang di atas Sungai Musi. Di malam hari, suasananya akan semakin asyik.
Menurut Lena secara bertahap, Sungai Musi akan dijadikan sebagai pusat kegiatan olahraga dan wisata sungai di Tanah Air. Bahkan di akhir Bulan November ini, digelar Musi Triboatton, yakni lomba menyusuri Musi sepanjang 500 kilometer dengan menggunakan rafting, kayak ataupun perahu tradisional
"Sekarang ini Musi Triboatton tengah digelar, dari 23-29 November 2014. Ini sebagai salah satu kegiatan promosi wisata dan olahraga air di sungai Musi," ujar dia.
Jadi, menyambangi Palembang tak lengkap jika tak menjajal Tur Sungai Musi.
Berita Terkait
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
-
Kebakaran Lahan Kepung Sisi Gerbang Tol Kramasan Ogan Ilir
-
Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun
-
Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi
-
Fenomena Pempek Tumpah di Bawah Jembatan Ampera: Sarapan Mewah Cuma Rp1.000!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan