Indah dan memukau, itulah deretan kata yang dapat mendeskripsikan cantiknya bunga anggrek. Karena tampilannya yang mempesona, anggrek tetap menjadi pilihan banyak pencinta tanaman hias. Bahkan tak jarang anggrek menjadi objek sebuah lukisan ataupun foto.
Anggrek adalah salah satu jenis tanaman yang memiliki jenis paling banyak. Tanaman ini pun menjadi buruan para pecinta tanaman hias, di sela gelaran "Jakarta Expo Taman 2014". Itu setidaknya yang tergambar dari penuhnya stand "Trisi Orchid" yang memamerkan beragam jenis anggrek. Warna-warna anggrek dari berbagai jenis tampil semarak di kios yang cukup luas itu.
"Kalau sekarang, anggrek dendrobium masih sangat diminati. Anggrek jenis ini memang relatif mudah dipelihara dan paling sering berbunga. Ini termasuk jenis anggrek epifit" ujar Adi, penjaga stand Trisi Orchid kepada suara.com.
Dendroboium kata Adi, memiliki variasi kombinasi warna yang sangat banyak. Sekali berbunga bisa lebih dari dua tangkai bunga dan dapat bertahan hingga dua minggu lebih. Di samping memiliki banyak warna, dendrobium juga memiliki bentuk serta aroma yang khas.
Hal menarik lain dari anggrek dendrobium, adalah mudah disilangkan sehingga didapatkan varietas baru. Ini yang membuat dendrobium, memenangi hati para pencinta anggrek.
Selain dendrobium, yang menjadi favorit lainnya, adalah anggrek vanda. Untuk jenis yang satu ini, Adi menjelaskan, dikenal sebagai jenis anggrek monopodial atau yang batang utamanya dapat terus tumbuh ke atas tanpa batas. Anggrek Vanda memiliki variasi bentuk dan warna yang tak kalah banyak dibanding dendrobium. Hingga saat ini, terdapat tak kurang dari 40 spesies anggrek vanda.
"Kalau dari Indonesia ya yang terkenal Anggrek bulan. Ini masuknya ke jenis epifit," kata Adi sambil menunjukkan tanamannya.
Bunganya yang lebar dan anggun, menjadikan tanaman anggrek bulan sebagai tanaman favorit di halaman rumah.
"Jenis dan spesies anggrek itu memang bermacam-macam. Ada anggrek hutan, anggrek hitam dari Papua, anggrek Katalia, hingga anggrek macan. Tergantung selera saja mau koleksi yang mana," kata Adi.
Tertarik mengoleksi anggrek? Adi menjualnya dengan harga Rp25 ribu untuk bibitan hingga Rp150 ribu untuk anggrek dengan bunga yang sudah bermekaran.
Berita Terkait
-
Membaca Orang Tuaku Hobi Menghukum: Seni Mendidik Tanpa Melukai
-
4 Rekomendasi Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Prinsip Feng Shui, Mudah Dirawat
-
7 Tanaman Hias yang Cocok di Depan Rumah Menghadap Selatan Menurut Feng Shui
-
5 Langkah Mudah Menanam Bunga Telang untuk Pemula: Hanya 2 Bulan Bisa Panen!
-
5 Tanaman Hias Pembawa Rezeki di Depan Rumah Menurut Feng Shui, Penarik Energi Positif
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
3 HP Tecno RAM 12 GB dengan Performa Kencang dan Memori Lega, Mulai Rp3 Jutaan
-
TPA Liar Serang Terbakar, Bara Api Terkubur 7 Meter
-
5 Sosok Calon Ketum PBNU 2026-2031: Gus Kikin Teratas, Gus Rozin Masuk Daftar
-
3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
-
AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi
-
0882 Nomor Kartu Apa? Cek Provider dan Daftar Kode Prefix Resmi
-
Kebiasaan Unik Orang Indonesia: Beli Asuransi Perjalanan Mendadak Tanpa Persiapan
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey