Banyak orang masih ragu-ragu untuk berpergian secara solo. Mereka khawatir dengan keselamatan, kesepian atau hal-hal lainnya yang kerap membuat seseorang ragu untuk melakukannya. Padahal, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Justru, dengan melakukan perjalanan sendirian, seseorang akan mendapatkan pengalaman hidup yang sangat berharga.
Berikut beberapa kekhawatiran yang kerap dialami oleh seseorang yang traveling sendirian. Tetapi setelah menjalaninya, tidak ada yang perlu Anda takutkan.
"Aku terlalu takut untuk melakukan hal itu"
Sebagian besar hidup saya 'terhenti' karena rasa takut dan kecemasan setiap kali menghadapi perubahan. Saya telah belajar bahwa menunggu teman dapat menyebabkan Anda kehilangan kesempatan untuk melakukan apa yang benar-benar Anda inginkan.
Jika Anda telah mempertimbangkan perjalanan solo, tapi merasa ragu, coba memulainya dengan perjalanan pendek untuk menguji air dan mendapatkan kaki Anda basah. Bagian tersulit adalah memulai dan membuat keputusan.
"Aku akan kesepian."
Sebenarnya, Anda bisa merasakan kesepian, bahkan ketika berada di rumah Anda. Saya merasakan itu, tapi ternyata tak sebanyak yang saya perkirakan. Bahkan, rasanya sangat membebaskan dan membanggakan setelah berhasil membuat keputusan sendiri tanpa pengaruh dan memberikan diri saya kesempatan untuk menjadi saya dan mengikuti keinginan saya sendiri. Beberapa orang mungkin menyebutnya egois, tapi bagi saya itu adalah menyegarkan.
Jalan-jalan sendiri, berarti bebas untuk memilih dan menghabiskan waktu seperti yang Anda inginkan. Kesempatan untuk bertemu wisatawan lain juga terbuka. Ada banyak wisatawan perempuan yang melancong sendirian. Anda bisa menemukan di #WeGoSolo.
"Apakah saya akan aman?"
Tentu keselamatan menjadi pertimbangan utama. Saya memang tak pernah merasa benar-benar aman selama perjalanan. Selalu ada risiko dan tidak ada jaminan Anda akan bebas dari pengalaman negatif (baik di tempat asing ataupun sekitar rumah). Namun, Anda dapat mengambil beberapa langkah persiapan untuk pencegahan. Sebelum memutuskan jalan-jalan, pelajari daerah yang akan dituju. Baca pengalaman wisatawan lain yang kini banyak tersedia secara 'online.
Misalnya, saya membuat aturan untuk selalu tiba di tempat baru di pagi/siang hari, dan selalu memiliki rencana transportasi dari titik A ke B. Saya memilih untuk tidak berjalan di daerah terpencil setelah gelap, dan selalu ada alat keselamatan ke mana pun saya pergi, berteman dengan karyawan hotel dan wisatawan lain dan menggunakan pengetahuan lokal mereka untuk membuat penilaian. Jadi jangan ragu untuk mencoba. (eatdrinktravel.com)
Berita Terkait
-
Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi
-
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya
-
Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul
-
Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua
-
Bebek Street Tampilkan Sisi Modern Istanbul di Tepi Laut
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun