Suara.com - "Bintan sudah menarik selama beberapa abad," demikian tulis The Independent tentang tujuan wisata yang masuk ke wilayah Kepulauan Riau ini.
Di masa lalu, Bintan merupakan inti kekuatan kepulauan Melayu, termausk Singapura sekarang. Bintan adalah pusat perdagangan utama antara Cina dan India, tapi kemudian menghilang dari radar sejarah untuk menjadi terpencil mengantuk dipenuhi oleh bajak laut dan penyelundup.
"Pada abad ke-12, Pulau Bintan, sekitar satu-dan-a-setengah kali ukuran Singapura, dikenal sebagai "Pirate Island", lokasi yang ideal utama untuk bajak laut Melayu menjarah isi kapal yang lewat di kawasan itu," Ujar Marc Thalman, lelaki asal Swiss yang berhasil menyulap Bintan menjadi tempat wisata pilihan. Marc ditemui di pantai pribadinya, di samping kebun kelapa dan sungai bakau seluas hampir 20 hektar.
"Aset utama Bintan adalah keindahan alam dan tentu saja, akses mudah," katanya.
Bintan, yang hanya berjarak 50 kilometer dari Singapura serta pantainya yang indah, menjadi tempat persembunyian pilihan warga negeri singa dan wisatawan. Kepulauan ini kini sedang dipromosikan menjadi pesaing Bali. Dikelilingi oleh air turmalin dan taburan pulau kecil, itu adalah surga pohon palem yang klasik.
"Dari atas Anda akan melihat pemandangan yang luar biasa: karang-karang yang indah, pantai berpasir putih dan desa-desa nelayan tradisional," ujar Stuart Perkins, yang memiliki perusahaan ultralight Air Adventures Asia. Kantornya, hanya berjarak beberapa menit dari pengembangan real estat terbesar di pulau, Bintan Resorts. Ia menawarkan tur udara dengan menggunakan pesawat amfibi.
Stuart, yang telah dua tahun mengembangkan usaha di Bintan, berencana membuka sebuah restoran di kantong Bintan Resorts, dekat dengan resor Sanchaya.
Dari awang-awang, Sanchaya terlihat seperti tempat liburan yang indah dengan vila pribadi yang bertebaran di sepanjang pantai.Ini adalah pengembangan mewah pertama di Bintan dalam 10 tahun, tetapi tentu bukan yang terakhir.
Beberapa perkembangan high-end baru yang akan hadir dalam waktu dekat, di antaranya Alila Villas, yang telah lebih dulu hadir di Bali. Dua perkembangan besar yang membuka tahun depan termasuk Lagoi Bay dan Treasure Bay, yang mengkhususkan diri dalam lingkungan yang sensitif, serviced villa dan tempat peristirahatan inklusif yang dilengkapi dengan art shop dan tempat pilihan bersantap.
Di tengah perkembangan itu, Bintan tetaplah rumah bagi sekitar 335.000 penduduknya, termasuk Orang Laut, sebuah komunitas nelayan kecil yang hidup di rumah-rumah pantai dibangun di atas panggung yang tersebar di sepanjang pantainya. Jadi berkunjung ke Bintan, wisatawan bisa mengenal lebih dekat orang laut ini.
Untuk saat ini setidaknya, Bintan memiliki yang terbaik dari banyak hal. Tempat pribadi untuk surfing, berbelanja di pelabuhan Tanjung Pinang dan desa nelayan di mana kita bisa makan panggang pasta ikan di daun palem. Ya tak berlebihan jika Bintan disbeut sebagai Bali di masa depan. (The Independent)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Profil Luky Alfirman Dirjen yang Dicopot Purbaya: 30 Tahun Mengabdi di Keuangan, Punya Harta Jumbo
-
6 Rekomendasi Serum Retinol yang Ampuh Hempas Kerutan dan Flek Hitam
-
Marina Express, Speedboat Bisnis dan Pelancong yang Nyaman, Punya Radar Keamanan Canggih
-
Tak Sekadar Wisata, Bagaimana Edukasi dan Restorasi Sains Menjaga Terumbu Karang?
-
Profil Febrio Nathan: Dirjen Kemenkeu yang Dicopot Purbaya, Punya Harta Belasan Miliar
-
5 Rekomendasi Micellar Water yang Efektif Bersihkan Maskara Waterproof
-
Mengenal 3 Zodiak Elemen Api: Aries, Leo, dan Sagitarius Si Paling Membara
-
5 Rekomendasi Bedak Padat Two Way Cake yang Murah tapi Bagus, Pori-Pori Tersamarkan
-
Bakso Lapangan Tembak Senayan: Legenda Kuliner yang Kini Hadir dengan Layanan Digital Lebih Praktis
-
Menjaga yang Tersisa: Peran Rahayu Oktaviani dan KIARA dalam Konservasi Owa Jawa