Suara.com - Jatuh cinta itu mudah tetapi mempertahankan hubungan yang sehat, kadang perlu kerja keras. Pada awal hubungan, semua terasa seperti dongeng. Tapi ketika hubungan berjalan, masalah pun muncul.
Salah satunya adalah ketika salah satu pihak tidak percaya pada kemampuan sendiri dan menjadi sanat tergantung pada pasangannya. Dan ternyata, tidak laki-laki maupun perempuan, kadang bisa seperti bayi yang tidak bisa hidup sendiri. Sangat membutuhkan pasangannya.
Kadang laki-laki menginginkan perempuan yang mandiri, yang bisa menguatkannya ketika menghadapi kesusahan. Perempuan di sisi lain, menginginkan pasangan yang bisa dijadikan sandaran. Jadi, keduanya saling membutuhkan tanpa berbagai 'bumbu' tambahan.
Jadi bagaimana caranya untuk berhenti menjadi sangat tergantung dalam sebuah hubungan? Yang pertama adalah mengakuinya. Ini adalah langkah penting, karena dengan menerima atau mengakui kenyataan bahwa Anda membutuhkan maka akan membuatnya mengerti posisi Anda. Dan dia dapat bersikap sesuai yang dibutuhkan.
Yang kedua adalah cari keseimbangan dalam hubungan. Menjadi penting untuk mengambil beberapa 'pemberhentian' dan memeriksa jika memang merasakan ada tanda-tanda kemerahan atau ada warna abu-abu. Rasa tidak aman dan ketergantungan akan berhenti jika Anda menemukan keseimbangan.
Menghormati ruang pribadi masing-masing juga dinilai efektif untuk menghindari ketergantungan pada pasangan. Keinginan untuk selalu bersama dengan pasangan memang wajar, tetapi tidak jika berlebihan ini bisa membahayakan hubungan. Karena jika tidak ada kemerdekaan apapun, itu akan menyiksa!
Cara lainnya adalah menjelajahi cakrawala baru. Ketimbang menghabiskan seluruh waktu untuk meratapi keterpisahan Anda, lebih baik mencari kesibukan baru. Bertemu orang baru atau pergi ke tempat yang belum Anda kunjungi akan memperkaya hubungan Anda.
Selain itu berhentilah membanjiri pasangan Anda dengan perhatian yang berlebihan. Berikan apa yang Anda terima, dan cobalah memberi hanya apa yang diharapkan pasangan. Ingat, berkorban untuk sebuah hubungan berbeda dengan memberikan keuntungan yang tidak semestinya untuk pasangan. Itu membuat hubungan yang tidak seimbang. Anda hanya perlu bertindak selayaknya, dan tidak menginvestasikan seluruh waktu untuknya. Dunia tidak harus berputar hanya di sekitar satu orang.
Terakhir, ketergantungan muncul dari kurangnya kepercayaan atau rasa takut kehilangan yang berlebihan. Seperti kata Franklin P Jones, "Cinta tidak membuat dunia berputar. Cinta adalah apa yang membuat perjalanan berharga." (boldsky.com)
Berita Terkait
-
Mendadak Tak Berdaya: Mengapa Perasaan Cinta Dikaitkan dengan Kata 'Jatuh'?
-
Ketika Dunia Digital Mengubah Cara Jatuh Cinta Generasi Muda
-
Merayakan Patah Hati Paling Senyap di Buku Jatuh Cinta Diam-Diam
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Sains di Balik Jatuh Cinta: Kenapa Otak Kita Mendadak Jadi "Gila"?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan